Breaking News

Internasional

Arab Saudi Temukan 43.428 Pelanggaran Protokol Kesehatan, Terbanyak di Ibu Kota Riyadh

Kerajaan Saudi melanjutkan kampanye pemantauan untuk memastikan kepatuhan terhadap protokol kesehatan Covid-19.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Petugas memeriksa makanan kadaluwarsa di salah satu supermarket di Riyadh, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi melanjutkan kampanye pemantauan untuk memastikan kepatuhan terhadap protokol kesehatan Covid-19.

Tindakan pencegahan yang diberlakukan itu untuk mencegah penyebaran penyakit virus Corona, Saudi Press Agency melaporkan pada Minggu (28/2/2021),

Mereka mencatat 43.428 pelanggaran peraturan dalam satu minggu, menurut statistik terbaru dari Kementerian Dalam Negeri.

Statistik menunjukkan bahwa wilayah Riyadh mencatat jumlah tertinggi dengan 17.789 pelanggaran.

Baca juga: AS Berubah Pikiran, Hubungan dengan Arab Saudi Penting, Lebih Besar dari Kepentingan Satu Individu

Diikuti oleh Kota Suci Mekkah sebanyak 10.388 pelanggaran.

Provinsi Timur sebanyak 4.819 pelanggaran

Qassim sebanyak 2.513 pelanggaran.

Kota suci Madinah 1.748 pelanggaran.

Baca juga: Kolumnis Arab Saudi Dukung Putra Mahkota: Jangan Menggertak Riyadh

Tabuk sebanyak 1402 pelanggaran.

Jouf sebanyak 1.332 pelanggaran.

Baha sebanyak 888 pelanggaran.

Hail sebanyak 852 pelanggaran.

Asir sebanyak 739 pelanggaran.

Baca juga: 12 Jamaah Positif Virus Corona, Arab Saudi Kembali Tutup 10 Masjid,

Perbatasan Utara sebanyak 488 pelanggaran.

Jazan sebanyak 315 pelanggaran dan

Provinsi Najran sebanyak 155 pelanggaran.

Kementerian meminta warga dan penduduk untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Juga mematuhi nstruksi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang agar virus Corona tidak menyebar lebih meluas.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved