Minggu, 31 Mei 2026

Internasional

Dunia Kutuk Milisi Houthi, Rudal dan Drone Hantam Riyadh, Satu Rudal Menimpa Rumah Warga

Para pemimpin dunia dan Arab mengutuk serangan pesawat tak berawak dan rudal di Arab Saudi oleh milisi Houthi pada Sabtu (28/2/2021) malam.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Puing-puing rudal balistik yang diluncurkan oleh Houthi terlihat di rumah warga di Riyadh, Arab Saudi pada Sabtu (28/2/2021) malam. 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH: Para pemimpin dunia dan Arab mengutuk serangan pesawat tak berawak dan rudal di Arab Saudi oleh milisi Houthi pada Sabtu (28/2/2021) malam.

Serangan itu menargetkan Ibu Kota Riyadh dan Khamis Mushayt.

Koalisi Arab mencegat dan menghancurkan empat drone Houthi yang menargetkan wilayah sipil di kota baratdaya Khamis Mushayt.

Satu menargetkan Jazan dan satu lagi menargetkan wilayah selatan.

Dilansir ArabNews, Senin (1/3/2021, militer Arab Saudi juga mencegat rudal balistik yang menargetkan ibu kota Riyadh.

Tidak ada korban yang dilaporkan.

Tetapi pecahan peluru dari salah satu rudal balistik Houthi menabrak atap sebuah rumah di komplek perumahan di Riyadh setelah dicegat.

Plafon rumah warga di Riyadh jebol terkena serpihan rudal balistik Houthi pada Sabtu (28/2/2021) malam.
Plafon rumah warga di Riyadh jebol terkena serpihan rudal balistik Houthi pada Sabtu (28/2/2021) malam. (Foto: Saudi Press Agency)

Baca juga: Houthi Memang Tak Jera-jera, Terus Hajar Arab Saudi dengan Drone dan Rudal

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan Inggris mengutuk serangan rudal dan pesawat tak berawak yang diluncurkan oleh Houthi ke Arab Saudi dan Marib.

"Gempuran ini membahayakan nyawa orang-orang tidak bersalah dan menunjukkan pelakunya tidak serius dengan proses perdamaian atau perlindungan rakyat Yaman," katanya.

Sekretaris Jenderal Dewan Kerjasama Teluk, Dr. Nayef Al-Hajjraf, mengutuk milisi teroris Houthi dengan mengatakan berlanjutnya serangan semacam itu mencerminkan tantangan terang-terangan bagi komunitas internasional.

Bahkan, menunjukkan pengabaian terhadap hukum dan norma internasional.

Dia mengatakan komunitas internasional harus mengambil sikap segera dan tegas untuk menghentikan tindakan teroris yang berulang, menargetkan instalasi vital dan sipil serta keamanan dan stabilitas Arab Saudi.

Kementerian Luar Negeri Kuwait mengatakan:

"Serangan milisi Houthi merupakan eskalasi berbahaya untuk merusak keamanan Kerajaan Arab Saudi dan merusak stabilitas kawasan."

"Kuwait memperbarui seruannya kepada komunitas internasional, dan Dewan Keamanan PBB, untuk melaksanakan tugas mencegah eskalasi berbahaya Houthi dan menjaga perdamaian internasional."

Baca juga: Serangan Drone Milisi Houthi ke Istana Kerajaan Arab Saudi, Rupanya Diluncurkan Dari Irak

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved