Breaking News:

Pernikahan Dini, Ini Dampak Buruknya: Anak Kehilangan Hak, Kemiskinan Hingga Kematian Saat Hamil

Di antaranya seperti anak kehilangan akan haknya seperti pendidikan. Saat menikah, anak biasanya tidak lagi bersekolah.

Editor: Nur Nihayati
NET
Ilustrasi pernikahan dini 

"Pernikahan anak juga memicu terhadap pelanggaran hak-hak reproduksi dan infeksi menular seksual. Selain itu juga meningkatkan kerentanan terhadap tindak kekerasan," ungkapnya pada acara webinar Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Sabtu (27/2/2021).

Tidak hanya itu, pernikahan anak juga berdampak buruk pada keharmonisan rumah tangga.

Hal ini diungkapkan oleh periset dan aktivis perempuan Prof Dr Hj Siti Musdah Mulia MA.

Saat menikah, banyak yang dimunculkan selain dari kesiapan finansial, semisal kematangan emosional.

Musdah menyampaikan bahwa ada penelitian dari Harvard University jika sebuah keluarga yang bahagia bersifat hangat, intens dan komunikatif.

Namun hal ini tidak akan terjadi jika suami atau istri belum punya kedewasaan. Terutama anak-anak yang masih di bawah umur.

Menurut Musdah, anak-anak seharusnya masih mendapatkan perhatian dan kasih sayang, bukan sebaliknya.
Kematangan emosional yang belum tercipta membuat pernikahan anak menyumbangkan kasus perceraian.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dampak Pernikahan Usia Dini: Anak Kehilangan Hak, Kemiskinan Hingga Kematian Saat Masa

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved