Breaking News:

Truk Harus Pakai Pengaman, Imbauan Satlantas Nagan kepada Pengusaha Sawit

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nagan Raya kembali mengimbau pengusaha kelapa sawit setempat agar memakai pengaman

Dok Polres Nagan Raya
Buah sawit jatuh ke jalan kawasan jalan nasional Simpang Peut-Darul Makmur, pekan lalu 

SUKA MAKMUE - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nagan Raya kembali mengimbau pengusaha kelapa sawit setempat agar memakai pengaman pada truk mereka saat mengangkut hasil perkebunan itu. Hal itu diperlukan agar buah sawit hasil panen itu tidak jatuh ke jalan sehingga membahayakan pengendara lain.

"Kami mengimbau truk yang membawa sawit agar memakai jaring sebagai pengaman," kata Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno SIK melalui Kasat Lantas AKP Ferdi Dakio SIK menjawab Serambi, Senin (1/3/2021).

Kasat Lantas mengungkapkan hal itu guna merespons keluhan sejumlah pengendara yang terganggu dengan ceceran buah sawit di jalan nasional dari Simpang Peut hingga Darul Makmur.

Menurut Kasat Lantas, pihaknya sudah pernah menyosialisasikan hal itu kepada sejumlah perusahaan di Nagan Raya. Truk yang mengangkut sawit harus dipakaikan jaring pengaman. "Selain memasang jaring pengaman, muatan truk juga harus diperhatikan. Jangan sampai mengangkut lebih dari kapasitas karena bisa memicu kecelakaan lalu lintas," katanya.

AKP Ferdi Dakio SIK menambahkan, muatan truk yang berlebih sangat membahayakan pengendara lain yang berada di belakangnya. Karena muatan yang jatuh ke jalan akan menggelinding hingga bisa memicu kecelakaan beruntun. Apalagi jika truk dikendarai kebut-kebutan.

Sebelumnya, sejumlah pengendara meminta pihak terkait di Nagan Raya untuk menindak tegas pengendara truk yang abai terhadap pengaman muatannya, karena bisa membahayakan pengendara lainnya. Untuk diketahui, selama ini banyak truk kelapa sawit yang melintas di wilayah Nagan Raya tanpa pengaman bak.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved