Minggu, 17 Mei 2026

500 Pengurus Majelis Ulama Indonesia Disuntik Vaksin Covid-19, Cholil Nafis: Kayak Digigit Semut

Wakil Sekretaris Jendral MUI sekaligus Satgas Nasional MUI, Muhammad Ziyad mengatakan vaksin juga diberikan kepada keluarga pengurus MUI.

Tayang:
Setkab.go.id
Presiden Jokowi menjadi penerima vaksin COVID-19 pertama di Indonesia, Rabu (13/11/2021), di Beranda Istana Merdeka, Jakarta. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - 500 pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) termasuk keluarga mendapat vaksin virus corona (Covid-19) dari pemerintah.

Vaksinasi digelar di kantor MUI Pusat, Jakarta Pusat, Rabu (3/3/2021).

Ketua MUI Pusat Bidang Dakwah Cholil Nafis mengatakan penyuntikan vaksin digelar dua kali guna menghindari kerumunan orang. Untuk hari ini, tahap awal untuk pimpinan MII termasuk dirinya.

"Hari ini 250 orang tahap awal, tingkat pimpinan MUI, pimpinan komisi yang divaksin hari ini. Tahap kedua nanti juga 250, jadi ini kan 500 semua," ujar Cholil.

Ia mengaku belum merasakan efek usai disuntik vaksin. Hanya terasa seperti digigit semut.

"Alhamdulillah nyaman kok, ikhlaskan saja jadi pas jarum masuk itu kaya digigit semut gak ada rasa apa-apa, nyaman kok," imbuhnya.

Baca juga: Semua Sekolah Belajar Tatap Muka Mulai Juli, Nadiem Anjurkan Dana BOS untuk Prokes

Baca juga: Guru Sacramento Dapat Ancaman Dibunuh, Praktekkan Mata Sipit, Jelaskan Rasisme di Kelas Zoom

Baca juga: Terbang dengan Heli dari Banda Aceh, Gubernur dan Pangdam Tinjau Karhutla di Nagan Raya & Aceh Barat

Vaksinas kemarin, kata dia, merupakan tanggungjawab pengurus MUI. "Kalau pimpinannya (pengurus MUI) sudah divaksin berarti (MUI) bertanggung jawab dunia akhirat, Allah yang menakdirkan, dan kami sudah mengatakan halal," kata Cholil.

"Tetap Allah yang menyembuhkan, tapi ada upaya manusianya," tambahnya.

Cholil lalu berpesan agar masyarakat bersedia divaksin. Ia memastikan vaksin yang digunakan pemerintah halal. Bahkan para ulama tak keberatan disuntik.

"Kita ingin mengirim pesan bahwa ulama divaksin. Maka umat, mari kita mengikuti ulamanya. Bahwa vaksin ini halal aman dan imun untuk kita semuanya," tutur Cholil.

Di tempat yang sama, Wakil Sekretaris Jendral MUI sekaligus Satgas Nasional MUI, Muhammad Ziyad mengatakan vaksin juga diberikan kepada keluarga pengurus MUI.

"(Keluarga) Masuk. Dengan istrinya juga didaftarkan," kata dia.

Baca juga: Gabung Petronas Yamaha, Valentino Rossi Miliki Keuntungan Berlimpah

Baca juga: Gubernur Aceh dan Pangdam IM Tinjau Karhutla di Nagan Raya dan Aceh Barat

Baca juga: Demam dan Sakit Kepala Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Cara Mengatasinya

Dari pantauan di lokasi, sejak pukul 08.00 WIB aktivitas vaksinasi di gedung MUI telah dilakukan. Vaksinasi digelar di halaman parkir Gedung MUI. Vaksinasi pertama di Gedung MUI disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat bersabar untuk proses vaksinasi secara menyeluruh. Hal ini karena stok vaksin menjadi rebutan dunia internasional. Disampaikan Budi Gunadi saat meninjau vaksinasi di Gedung MUI Pusat.

"Vaksin ini menjadi rebutan di seluruh dunia. Banyak negara belum bisa mendapatkan vaksinnya, termasuk beberapa negara maju baru mulai beberapa di Asia. Jadi Indonesia ini bersyukur kita bisa dapat, karena masih menajdi rebutan di seluruh dunia," ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved