Sabtu, 9 Mei 2026

Internasional

"Bapak Insinyur" Perancang Jaringan Sumur Air Zamzam Meninggal Dunia, Arab Saudi Berduka

Arab Saudi kehilangan seorang pakar air bersih yang telah membangun jaringan sumur air zamzam.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Bapak Insinyur Arab Saudi, Yahya Hamza Koshak 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Arab Saudi kehilangan seorang pakar air bersih yang telah membangun jaringan dan meneliti sumur air zamzam.

Arab Saudi langsung berduka atas kehilangan Yahya Hamza Koshak dalam usia 80 tahun pada Selasa (2/3/2021).

Dia merupakan seorang insinyur dan terkenal karena jasanya terhadap sumur Zamzam.

Koshak, juga dikenal sebagai "bapak insinyur,".

Dia merupakan mantan direktur jenderal Perusahaan Air Nasional dan anggota Organisasi Pers dan Publikasi Okaz.

DiIa lahir di Mekkah, di mana ayahnya, seorang pedagang, bekerja selama musim Umrah, menjabat sebagai ketua Pembentukan Motawif Jemaah Muslim Turki di Eropa Amerika dan Australia.

Baca juga: Siprus Izinkan Wisatawan Arab Saudi Bebas Masuk, Tanpa Perlu Karantina

Ibunya adalah teman dekat istri mendiang Raja Faisal, Putri Effat, yang ditemuinya di Masjidil Haram Makkah.

Koshak belajar di salah satu sekolah pertama di kota Taif setelah didirikan oleh Raja Faisal dan Putri Effat.

Dia belajar teknik di Universitas Ain Shams di Kairo, tetapi menyelesaikan gelarnya di Riyadh.

Dia kemudian melanjutkan pendidikannya di AS, di mana dia memperoleh gelar Ph.D. dalam ilmu teknik.

Keponakannya, Nabeel Koshak kepada Arab News mengatakan bahwa almarhum insinyur itu sangat disayangi oleh orang-orang yang bekerja dengannya.

Baca juga: Relawan Super Arab Saudi Keliling Negeri, Bantu Penjelajah Gurun, Tersesat Sampai Terjebak Lumpur

“Dia sangat sosial, dekat dengan orang, dan selalu baik dan tidak suka menyakiti siapa pun.

Dia selalu periang dan karakteristik yang membedakan kepribadiannya.

Koshak “seperti seorang ayah bagi saya,” dan keluarganya tetap bangga dia mendapatkan kepercayaan dari kepemimpinan Kerajaan.

Dia menyapa dan menerima raja setiap tahun selama 10 hari terakhir Ramadhan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved