Berita Aceh Tamiang
Dukung Wisata Perkebunan, Danrem Lilawangsa Sarankan Aceh Tamiang Gandeng Kemenparekraf
Dalam pertemuan itu Baskoro menyarankan, Pemkab Aceh Tamiang berkoordinasi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Dalam pertemuan itu Baskoro menyarankan, Pemkab Aceh Tamiang berkoordinasi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. Bahkan secara khusus, Baskoro langsung menelepon staf Sandiaga Uno, menanyakan program yang akan ditonjolkan oleh kementerian.
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Bupati Aceh Tamiang Mursil mengungkapkan, rencananya membangun objek wisata alam dan perkebunan mendapat dukungan penuh dari Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro.
Dukungan ini disampaikan Baskoro, ketika melakukan kerja dan bertemu Mursil di Aceh Tamiang, Selasa (2/3/2021).
“Ternyata apa yang kita susun ini juga selaras dengan program TNI, kemarin Pak Danrem bilang, mereka juga sudah mulai pembibitan seperti durian dan lain-lain,” kata Mursil, Rabu (3/3/2021).
Dalam pertemuan itu Baskoro menyarankan, Pemkab Aceh Tamiang berkoordinasi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.
Bahkan secara khusus, Baskoro langsung menelepon staf Sandiaga Uno, menanyakan program yang akan ditonjolkan oleh kementerian.
“Dukungan seperti ini sangat kita butuhkan, tentunya membuat kita semakin semangat menyiapkan seluruh aspek yang dibutuhkan,” kata Mursil.
Baca juga: Menikah dengan Pria Tua, Pengantin Wanita Ini Menangis dan Ibunya Tersenyum, Terungkap Alasannya
Diakuinya, untuk mewujudkan lokasi wisata unggulan yang bisa bersaing di tingkat nasional, Aceh Tamiang butuh dukungan pemerintah pusat dan porvinsi.
Hal ini, tidak terlepas dengan kondisi infrastruktur pra sarana dan sarana yang masih sangat terbatas.
“Paling utama itu pembangunan jalan menuju lokasi wisata, ini betul-betul perlu perhatian dari pemerintah,” ujarnya.
Diketahui, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang tengah memproyeksikan pembangunan objek wisata alam dan perkebunan.
Gagasan ini tidak terlepas dari pembangunan jalan tol Binjai – Langsa (Binsa) yang kini telah memasuki fase pembebasan lahan di Aceh Tamiang.
Keberadaan jalan tol yang diproyeksikan selesai dibangun tahun 2023 ini, akan menjadikan Aceh Tamiang sebagai lokasi strategis dikunjungi.
Dia mencotohkan, perjalanan ke Medan yang saat ini memakan waktu tiga jam, nanti bisa ditempuh hanya dengan waktu satu jam.
“Dengan waktu yang hanya satu jam, nanti kita balik situasinya, bukan warga kita lagi yang ke Medan hanya untuk ngopi, tapi setelah ada tol orang Medan yang datang hanya untuk ngopi di Tamiang,” ujarnya. (*)
Baca juga: Honda CRF250 RALLY Hadir dengan Fitur Baru, Manjakan Pecinta Motor Petualang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bupati-aceh-tamiang-mursil-bersama-danrem-011lilawangsa-kolonel-inf-sumirating-baskoro.jpg)