Breaking News:

Berita Pidie Jaya

3.292 Warga Pidie Jaya Belum Rekam Data KTP Elektronik

Bagi masyarakat yang belum merekam data e-KTP diharapkan langsung mendatangi kantor Disdukcapil Pidie Jaya, tanpa perantara calo.

Penulis: Idris Ismail
Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Asisten II Setdakab Pidie Jaya, Bahrom Bakti ST MT (kanan) bersama Kepala Disdukcapil, Helmi SSTP MSi (dua kanan) memperhatikan salah satu warga Lanjut Usia (Lansia) yang menunjukkan KTP dalam perekaman e-KTP secara jemput bola, Kamis (4/3/2021) 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Sebanyak 3.292 warga Pidie Jaya (Pijay) yang wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk Elekronik (e-KTP) yang tersebar di delapan kecamatan hingga 2021 belum merekam dokumen identitas kependudukan (KTP).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pijay, Helmi SSTP MSi kepada Serambinews.com, Kamis (4/3/2021) mengatakan, dari 113.793 warga sampai saat ini telah terekam sebanyak 110.501 warga atau telah mencapai 97,11 persen.

"Sisanya 3.292 warga atau setara 2,89 persen lagi sampai saat ini belum merekam dokumen indentitas atau e- KTP,"sebutnya.

Dirincikan Helmi, untuk Kecamatan Bandar Baru mencapai 1.195 warga, Trienggadeng sebanyakn662 warga, Bandar Dua 447 warga, Ulim 335 warga, Meureudu 253 warga, Panteraja 183 warga, Jangka Buya 130 warga dan Meurah Dua 87 warga.

Menurut Helmi belum terekamnya sakah satu dokumen kependudukan ini diaebabkan oleh beberapa persoalan. Terutama bag[ warga yang terhitung saat ini usia wajin KTP 17 tahu yaitu kelahiran pada 2004 lalu belum melakukan perekaman.

Selain itu juga adanya masyarakat yang masih memegang  KTP nom elektronik sehingga membiarkan dirinya tetap memegang indentitas pribadi pada KTP lama. 

Karena dalam kondisi demikian pihak Disdukcapil telah memasang target penyelesaian perekaman bagi 3.292 warga dengan mengedepankan sistim Jemput Bola  mulai ke sekolah atau madrasah serta mendatangi warga sesuai rekomendasi pihak gampong  atau tim Petugas Regestrasi Gampong (PRG) agar nantinya dapat dilakukan perekaman yang terpusat pada satu titik di setiap kecamatan masing-masing.

Baca juga: Daftar Khatib Jumat 5 Maret 2021 di Masjid Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Bireuen

Baca juga: VIDEO Militer Myanmar Serang Pendemo Pakai Peluru Tajam, 10 Orang Meninggal Termasuk Gadis 14 Tahun

Baca juga: MTQ Tingkat Lhokseumawe Segera Digelar, Ini Jadwalnya

Baca juga: Amerika Serikat Kutuk Kekerasan Militer Myanmar Terhadap Demonstran, Ajak Negara Lain Bersuara

Ditegaskan Helmi, Disdukcapil Pijay, berkomitmen sebelum menjelang akhir tahun persoalan ini musti diselesaikan agar 113.793 warga Pijay secara keseluruhan memiliki dokumen sah kependudukan sehingga kelak dapat difungsikan dalam menyahuti berbagai kepentingan dokumen pendukung lainnya.

"Terutama dalam mengakses hak kesehatan, paspor serta kelanjutan jenjang pendidikan dan lapangan kerja,"ujarnya.

Ditambahkan Helmi, bagi masyarakat yang belum merekam e-KTP supaya secara langsung mendatangi layanan ke kantor Disdukcapil tanpa perantaraan Calo. Sebab semua layanan dilakukan secara gratis alias tanpa dipungut bayaran. 

"Pada intinya kami tegaskan percaloan kami haramkan dan jika ditemukan akan berurusan dengan ranah hukum,"ungkapnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved