Selasa, 21 April 2026

AHY Dikabarkan Maju Pilpres 2024, Begini Respon Marzuki Alie: Indonesia Bukan Negara Pacitan

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dikabarkan dipersiapkan untuk maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Editor: Amirullah
MUHAMMAD ADIMAJA
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti memberikan keterangan pers di kantor DPP Partai Demokrat , Jakarta, Senin (1/2/2021). AHY menyampaikan adanya upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa, di mana gerakan itu melibatkan pejabat penting pemerintahan, yang secara fungsional berada di dalam lingkaran kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.(MUHAMMAD ADIMAJA) 

SERAMBINEWS.COM – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dikabarkan dipersiapkan untuk maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Akan tetapi hal tersebut mendapat respon menohok dari mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Alie.

Ia menilai tidaklah bagus memaksakan orang yang minim pengalaman menjadi pemimpin nasional.

"Saya tidak resistensi dengan mas AHY.

Saya senang ada anak muda yang akan jadi pemimpin tapi diisi dulu (yang lebih matang seharusnya)," ujar Marzuki, ketika wawancara khusus dengan Tribunnews.com secara daring, Kamis (4/3/2021).

()Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie saat di Aula FK UI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (28/3/2014). (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Marzuki Alie pun menegaskan bahwa memimpin bangsa Indonesia yang besar iniperlu pengalaman yang matang dan mumpuni.

Jika dipaksakan, maka pemimpin tersebut nantinya tidak maksimal.

"Ini Negara Republik Indonesia, bukan negara Pacitan, bukan negara Jawa Timur.

Jangan dipaksakan orang yang masih belum pengalaman sama sekali untuk menjadi pemimpin nasional," tegasnya.

Menurut Marzuki Alie, seseorang yang akan memimpin suati negara harus memliki kesiapan mumpuni dan matang dalam berbagai aspek.

Termasuk masalah siap tidaknya kejiwaan atau mental seseorang dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul.

()Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberi Pembekalan Calon Kepala Daerah (Cakada) bagi kader Partai Demokrat secara virtual pada Jumat (25/9/2020). (instagram.com/agusyudhoyono)

Marzuki lantas menyindir AHY yang disebutnya tak bisa mengatasi masalah isu kudeta yang mendera Partai Demokrat saat ini.

Buktinya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sampai harus turun tangan.

"Nggak mungkin orang yang emosionalnya masih tidak terlatih (jadi pemimpin).

Ya contohnya begitu dihajar kanan kiri kan nggak punya kapasitas, akhirnya SBY turun tangan," kata dia.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved