Breaking News:

Cuaca Ekstrem

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Landa Aceh Selatan Sebabkan Banjir dan Pohon Tumbang

Meluapnya sungai akibat tidak mampu menampung debit air sangat banyak yang dikarenakan hujan secara merata dengan intensitas deras.

SERAMBINEWS/Dok BPBD
Akibat Hujan Lebat disertai angin kencang yang terjadi, Sabtu (6/3/2021) mulai pukul 18.00 WIB di Wilayah Aceh Selatan menyebabkan terjadinya banjir dan pohon tumbang di beberapa Gampong di dalam kabupaten tersebut. 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Akibat hujan lebat disertai angin kencang, Sabtu (6/3/2021) mulai pukul 18.00 WIB di Wilayah Aceh Selatan menyebabkan banjir dan pohon tumbang di beberapa gampong di dalam kabupaten tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan Cut Syazalisma S STP membenarkan kejadian tersebut.

Ia menjelaskan akibat angin kencang dan hujan disertai petir yang berlangsung kurang lebih 2 jam dari pukul 18.00-20.00 WIB mengakibatkan terjadinya pohon tumbang dan banjir di beberapa Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan.

Negara Punya Kuasa, Pejabat Negara Perebut Partai Demokrat Siap Merebutnya

AHY Harus Tunjukkan Kekuatan Sebagai Putra Pendiri Partai Demokrat, Kumpulkan Seluruh DPD dan DPC

"Meluapnya sungai akibat tidak mampu menampung debit air sangat banyak yang dikarenakan hujan secara merata dengan intensitas deras. Selain itu wilayah yang terdampak banjir merupakan kawasan yang berdekatan dengan gunung serta DAS," kata Kalak BPBD.

Cut Syazalisma menambahkan, faktor penyebab banjir juga disebabkan dasar sungai yang sudah dangkal, perlu pemeliharaan dengan menormalisasi sungai sehingga diharapkan dapat mengatasi bajir wilayah DAS, khususnya dalam Kabupaten Aceh Selatan.

"Kejadian banjir tersebut berlangsung kurang lebih 3 jam, mulai pukul 19.30 -22.30 WIB. Saat ini terpantau air sudah berangsur surut menyisakan material lumpur dan puing-puing kayu sehingga peralatan rumah tangga serta bahan makanan terendam air banjir serta anggota keluarga usia rentan atau dalam kondisi sakit terpaksa diungsikan ke rumah masyarakat yang tidak terdampak banjir," ungkapnya.

Menerima laporan tersebut, tambah Cut Syazalisma, Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Selatan melalui BPBD langsung mengarahahkan Tim TRC yang berada di Pos BPBD-DAMKAR di wilayah kejadian untuk melakukan pemantauan dan penanganan awal membantu masyarakat dengan prioritas terhadap risiko ancaman keselamatan jiwa serta membantu menyelamatkan barang peralatan rumah tangga masyarakat dari rendaman banjir.

Kalak menjelaskan, ada empat Gampong di Kecamatan Samudra, satu Gampong di Kecamatan Sawang dan satu Gampong di Kecamatan Tapaktuan yang terkonfirmasi terkena dampak banjir.

Selain itu juga ada pohon tumbang terjadi di dua titik yakni di jalan lintas Nasional tepatnya di Gampong Air Dingin, Kecamatan Samadua dan di Gampong Silolo, Kecamatan Pasie Raja dan beberapa Gampong lagi yang masih dalam pendataan.

"Saat ini kita sedang berada pada cuaca ekstrem. Kita mengimbau masyarakat agar selalu siaga bila terjadi bencana hidrometeorologi, terutama untuk selalu wasapada terhadap potensi yang berdampak pada sekala sedang hingga tinggi berupa banjir katagori sedang untuk daerah aliran sungai," ungkapnya.

Selain itu, tambahnya, daerah hamparan datar yang luas seperti persawahan yang dapat merendam tanaman petani, banjir genangan diperkotaan, banjir di wilayah hilir dan bahkan bisa terjadi banjir bandang.

"Karenanya perlu lebih waspada terhadap potensi tanah longsor untuk wilayah pegunungan dalam skala sedang atau wilayah lereng. Demikian juga bahaya angin kencang, sambaran petir tidak boleh dikesampingkan pada cuaca seperti ini," pungkas Kalak.(*)

Penulis: Taufik Zass
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved