Breaking News:

Berita Lhokseumawe

14 Ton Bawang Merah Ilegal Diamankan di Lhokseumawe, Diangkut Dengan Kapal dan 3 Truk

Pihak Bea Cukai Lhokseumawe bersama personel Denpom IM/1 berhasil menggagalkan penyelundupan sebanyak 14 Ton bawang merah ilegal.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/ZAKI MUBARAK
Petugas bea cukai Lhokseumawe mengangkat barang bukti bawang ilegal, yang ditangkap di kawasan Kuala Cangkoi, Lapang, Aceh Utara, Senin (8/3/2021) 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pihak Bea Cukai Lhokseumawe bersama personel Denpom IM/1 berhasil menggagalkan penyelundupan sebanyak 14 Ton bawang merah ilegal.

Bawa merah diangkut dengan satu unit kapal dan 3 unit truk tak bertuan setelah ditinggal bersandar di tepi Kuala Cangkoi, Lapang, Aceh Utara, Senin (8/3/2021).

Menurut data yang berhasil dihimpun Serambinews.com, menerangkan kronologis kejadiannya, setelah mendapat informasi adanya aktifitas bongkar muat bawang ilegal asal Thailand.

Maka menindak lanjutinya, Senin (8/3/2021) sekitar pukul 03.00 WIB, personel Bea Cukai Lhokseumawe, melaksanakan pemantauan wilayah atau di Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Aceh Utara.

Baca juga: Setelah Jokowi Serukan Benci Produk Asing, Pemerintah Sepakat Impor Beras 1 Juta Ton

Memasuki pukul 05.00 WIB dini hari, personel Cukai Lhokseumawe menemukan tanda tanda akan adanya aktifitas bongkar muat Bawang ilegal tersebut.

Maka personel Bea Cukai Lhokseumawe berkoordinasi dengan personel Denpom IM/1 guna meminta bantuan pengamanan personel dalam rangka melaksanakan sidak ditempat (penangkapan) Bawang ilegal tersebut.

Lalu, 8 orang personel Bea Cukai Lhokseumawe dipimpin oleh Kasi P-2 (penindakan penyidikan) oleh Niko H Saputra, dengan didampingi oleh 4 orang personel Denpom IM/1 berangkat dari Madenpom IM/1 menuju TKP.

Anehnya begitu tiba di TPI Desa Kuala Cangkoi, tim gabungan (Bea Cukai dan Denpom IM/1) kebingungan karena sudah melaksanakan penyisiran namun tidak menemukan adanya aktivitas bongkar muat.

Baca juga: Sebut KLB Partai Demokart Ilegal, Bupati Lebak: Kalau Perlu Santet Banten Akan Dikirim ke Moeldoko

Namun tim gabungan menemukan satu unit Kapal/Boat KM Fortuner GT 45 Nomor 385/QQM yang ditinggal pemiliknya dan sedang bersandar di TPI Kuala Cangkoi.

Setelah dilakukan pemeriksaan petugas menemukan berhasil menemukan Bawang merah ilegal di dalam dek kapal itu.

Pasca itu, barang bukti itu dibawa Ke Kantor Bea Cukai Lhokseumawe dengan menggunakan mobil Mitsubishi L300 Pickup Nopol BL 8360 KU, sedangkan untuk Boat/Kapal KM.

Fortuner GT 45 Nomor 385/QQM rencana akan di amankan di pelabuhan Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Baca juga: Kisah Dibalik Ustadz Abdul Somad Gendong Bayi di Lhokseumawe, Anak Ceria Ayah Senang

Karena masih penasaran, pada pukul 08.00 WIB, tim gabungan kembali melakukan penyisiran di daerah Kuala Cangkoi, Lapang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved