Otomotif
Motor Harley-Davidson Zaman Perang Direstorasi, Kembali Tampil Keren
Merestorasi sebuah motor bukanlah perkara yang mudah. Terlebih lagi jika motor yang akan dibangun adalah saksi sejarah dari beberapa dekade yang lalu
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Merestorasi sebuah motor bukanlah perkara yang mudah.
Terlebih lagi jika motor yang akan dibangun adalah saksi sejarah dari beberapa dekade yang lalu.
Motor yang direstorasi juga tidak bisa hanya asal mesinnya hidup atau bisa jalan saja.
Tapi, motor tersebut juga perlu diberikan nyawa agar pemilik atau pengendaranya bisa dengan bangga mengendarainya.
Pitstop Motor Werk sanggup melakukan hal tersebut.
Bengkel spesialis motor custom dan restorasi ini berhasil menghidupkan kembali Harley-Davidson WLA keluaran 1942.
Baca juga: Motor Bergaya Chopper dari Suzuki Thunder 250, Berkendara Semakin Sensasional
Untuk diketahui, WLA 1942 merupakan motor Harley-Davidson yang banyak digunakan oleh tentara Amerika Serikat sebagai kendaraan taktis alias motor perang.
Motor ini memang diproduksi di tengah Perang Dunia II. WLA sendiri merupakan singkatan. W diambil dari nama keluarga motor tersebut. L diambil dari kompresi tinggi dalam skema HD.
A merupakan singkatan dari Army. Harley-Davidson juga memproduksi motor ini untuk tentara Kanada dan diberi nama WLC, dengan sedikit perbedaan.
Kondisinya tidak pantas dibilang sebagai motor.
Baca juga: Motor Trail Yamaha WR 155 R Dimodifikasi Jadi Supermoto, Menjadi Sebuah Trend
Sebab motor ini dibangun hanya berawalkan dari mesin dan girboks saja.
"Motor ini didapat dengan kondisi tidak utuh. Banyak part-part yang tidak ada," ujar Tommy Sunu, pemilik motor, dalam keterangan resminya.
Piston Motor Werk secara perlahan memberikan asupan nyawa pada motor ini.
Hingga akhirnya semua berhasil terkumpul.
Beruntungnya, rangka dan springer yang digunakan pada motor ini merupakan komponen asli.
Baca juga: Jepang Punya Honda Lebih Bulat dari Scoopy, Namanya Giorno
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/harley-davidson-zaman-perang.jpg)