Selasa, 21 April 2026

Berita Internasional

Apes! Maksud Hati Membeli Tembaga Rp 518 Miliar, Perusahaan di Swiss Ini Malah Dikirimi Batu Dicat

Sebelum berangkat dari pelabuhan di dekat Istanbul, tembaga itu diganti dengan batu hampar yang telah dicat supaya mirip dengan tembaga.

Editor: Ibrahim Aji
thikstockphotos
Ilustrasi Tembaga 

Sebelum berangkat dari pelabuhan di dekat Istanbul, tembaga itu diganti dengan batu hampar yang telah dicat supaya mirip dengan tembaga.

SERAMBINEWS.COM, JENEWA - Boleh jadi, ini menjadi hal paling apes bagi sebuah perusahaan Swiss.

Bagaimana tidak, perusahaan yang berpusat di Jenewa itu kena tipu saat membeli tembaga seharga 36 juta dollar AS (sekitar Rp 518 miliar) dari penyuplai di Turki, musim panas lalu.

Bukannya tembaga, mereka malah mendapat batu yang dicat.

Mercuria Energy Group mengatakan mereka telah menjadi korban penipuan kargo menyusul pembelian lepuh tembaga sebanyak 10.000 ton.

Ketika kargo tiba di Cina, mereka mendapati kontainernya berisi batu yang dicat.

Baca juga: Belum Sempat Melewati Malam Pertama, Pria di India Ini Ditinggal Mati Wanita yang Baru Dinikahi

Peristiwa aneh ini terjadi meskipun ada pengawasan keamanan dan inspeksi.

Tahun lalu, Mercuria sepakat untuk membeli lepuh tembaga, bentuk tembaga yang belum dimurnikan, untuk dikirim ke Cina.

Sekitar 6.000 ton dikirimkan dalam lebih dari 300 kontainer di delapan kapal.

Namun sebelum berangkat dari pelabuhan di dekat Istanbul, tembaga itu diganti dengan batu hampar yang telah dicat supaya mirip dengan tembaga.

Mercuria, satu dari lima perusahaan pedagang minyak terbesar di dunia, menuntut ganti rugi pada penyuplai tembaga Bietsan Bakir melalui pengadilan di Turki dan Inggris.

Baca juga: Selain Bunuh Siswi SMA di Bogor, Pria Ini Juga Habisi Janda Muda Satu Anak, Ini Motif Pelaku

Kepolisian Turki telah menangkap sejumlah orang terkait kasus penipuan ini.

"Orang-orang yang diduga terlibat dalam berbagai bagian kejahatan terorganisir terhadap Mercuria ini telah ditahan," kata perusahaan dalam sebuah pernyataan pers, sembari mengucapkan terima kasih kepada Departemen Kejahatan Keuangan Istanbul.

Tampaknya tembaga betulan awalnya diangkut ke kontainer-kontainer untuk pengiriman pertama, sebelum disurvei oleh perusahaan inspeksi.

Segel yang digunakan untuk mencegah penipuan ditempelkan di kontainer.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved