Breaking News:

Otomotif

Bus Pariwisata Jatuh ke Jurang di Sumedang Akibat Rem Blong, Ini Spesifikasinya

Kecelakaan maut terjadi di jurang di Tanjakan Cae, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021).

FACEBOOK.com/PO. SRI PADMA KENCANA
Bus Pariwisata Sri Padma Kencana 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Kecelakaan maut terjadi di jurang di Tanjakan Cae, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021).

Terdapat 66 penumpang yang menaiki bus tersebut.

Bus diduga kehilangan kendali karena rem blong, lalu terperosok ke dalam jurang.

Bus berhenti dalam keadaan terbalik, dan 27 korban meninggal dunia terjepit di dalam bodi bus.

Diketahui, bus pariwisata Sri Padma Kencana membawa rombongan SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Subang.

Bus peziarah asal Subang terbalik 180 derajat di Jalan Raya Sumedang-Malangbong, tepatnya di Tanjakan Cae, Wado, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021) malam
Bus peziarah asal Subang terbalik 180 derajat di Jalan Raya Sumedang-Malangbong, tepatnya di Tanjakan Cae, Wado, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021) malam (KOMPAS.com)

Baca juga: Fakta Bus Peziarah Masuk Jurang di Sumedang, Bawa 66 Penumpang SMP IT Al Muawwanah, 27 Orang Tewas

Setelah pulang dari Pamijahan, Kabupaten Tasikmalaya, menuju Subang via Wado, Sumedang.

Untuk bus yang digunakan, memakai bodi buatan Adiputro malang.

Dari foto yang ada, bodi yang digunakan yakni Jetbus 3 Super High Deck (SHD).

Berdasarkan data dari Bapenda Jabar, bus dengan nomor plat T 7591 TB ini menggunakan sasis buatan Hino.

Lebih tepatnya Hino RK8 atau R260 tahun 2018.

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved