Sabtu, 30 Mei 2026

Berangkat Kerja Pagi Buta, Seorang Pria Tewas Dibacok Kawanan Begal

Peristiwa bermula saat Suwono mengendarai sepeda motor dari kediamannya di darah Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jumat (12/3/2021).

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Kompas.com
Ilustrasi begal motor. Gerombolan begal sadis berhasil diciduk polisi dari Polresta Sidoarjo. 

SERAMBINEWS.COM, BEKASI - Seorang pemotor bernama Suwono (41) tewas setelah mengalami luka bacok.

Korban dibacok saat berangkat kerja pada pagi buta.

Peristiwa ini terjadi di Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (12/3/2021).

Diduga korban dibacok komplotan begal dengan menggunakan celurit

Peristiwa bermula saat Suwono mengendarai sepeda motor dari kediamannya di darah Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jumat (12/3/2021).

Pria yang bekerja di salah satu perusahan ekspedisi di kawasan Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi berangkat kerja pagi buta.

Tepat di Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, di pepet sekelompok orang tidak dikenal.

"Kejadia pagi hari sekira pukul 04.00 WIB, saat itu korban mau berangkat kerja," kata Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Imam Syafi'i.

Kejadian nahas itu terjadi di depan ruko, tepatnya di sebrang Metropolitan Mall Bekasi.

Korban dibacok dibagian lengan hingga terkapar.

Pelaku diduga tidak sempat mengambil barang-barang korban, sebab warga yang berada di sekitar lokasi keburu mendengar suara gaduh.

"Kami masih dalami termasuk motif pelaku melakukan pembacokan," ucap Imam.

Baca juga: Jambret Tewas Ditembak Polisi, Sering Membegal di Kota Medan, Ternyata Baru Keluar dari Penjara

Baca juga: Sopir Truk Ayam Tewas Ditembak Begal, Pelaku Sempat Tuduh Korban Bawa Sabu

Korban yang menderita luka bacok langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat, tapi nahas, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

"Dari informasi terakhir korban meninggal dunia di rumah sakit sekira pukul 07.30 WIB," katanya.

Imam menjelaskan, pihaknya sejauh ini masih melakukan penyelidikan termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved