Internasional
Arab Saudi Temukan 34.763 Pelanggaran Protokol Kesehatan Dalam Sepekan Terakhir
Arab Saudi kembali menemukan 34.763 pelanggaran protokol kesehatan, baik individu, pertokoan, mall dan lainnya dalam sepekan terakhir ini.
SERAMBINEWSCOM, RIYADH - Arab Saudi kembali menemukan 34.763 pelanggaran protokol kesehatan, baik individu, pertokoan, mall dan lainnya dalam sepekan terakhir ini.
Kegiatan itu dalam upaya pemantauan untuk memastikan kepatuhan dengan tindakan pencegahan yang diberlakukan untuk membendung penyebaran virus Corona, lansir Saudi Press Agency (SPA), Senin (15/3/2021.
Mereka mencatat 34.763 pelanggaran dalam satu minggu, menurut statistik Kementerian Dalam Negeri.
Riyadh mencatat jumlah pelanggaran tertinggi dengan 13.071, diikuti Mekkah dengan 7.233, dan Provinsi Timur memiliki 4.948 pelanggaran.
Baca juga: Arab Saudi Temukan 43.428 Pelanggaran Protokol Kesehatan, Terbanyak di Ibu Kota Riyadh
Tercatat ada 2.261 pelanggaran di Qassim, 1.648 di Madinah, 1.215 di Jouf, 966 di Tabuk, 812 di Baha, dan 808 di Salam.
Wilayah Perbatasan Utara memiliki 803 pelanggaran, Asir memiliki 625 pelanggaran, Jazan memiliki 228 dan Najran memiliki 145.
Kementerian meminta semua orang untuk terus mengikuti protokol kesehatan dan instruksi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang untuk mencegah penyebaran virus.
Kementerian Kota, Pedesaan, dan Perumahan menutup 158 perusahaan karena melanggar tindakan pencegahan Covid-19.
Baca juga: Satu Keluarga di Pidie Jaya Terpapar Covid-19, Satgas: Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan
Dikatakan tim lapangan di berbagai daerah dan gubernur telah melakukan 19.516 tur inspeksi toko, tempat makan, dan pasar dalam satu hari.
Inspeksi menghasilkan deteksi 701 pelanggaran tindakan kesehatan yang dikeluarkan oleh kementerian dan otoritas kesehatan masyarakat sebagai bagian dari upaya anti-virus Corona.
Dia menambahkan kota telah menutup 158 perusahaan dan menerapkan hukuman sesuai dengan peraturan.
Ini menekankan pentingnya mengikuti langkah-langkah pencegahan.
Seperti menempatkan stiker di lantai untuk mempromosikan jarak sosial, menyediakan pembersih dan alat pengukur suhu di pintu masuk perusahaan, komersial, serta menggunakan aplikasi Tawakkalna.
Baca juga: Pelanggar Protokol Kesehatan di Nagan Raya Diganjar Nyanyikan Lagu
Kementerian mengatakan penting untuk menghukum pelanggar untuk menjaga kesehatan dan keselamatan publik.
Dia menambahkan bahwa kerja sama oleh perusahaan komersial dalam mengikuti langkah-langkah pencegahan juga diperlukan.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pencegahan-virus-corona-di-arab-saudi.jpg)