Breaking News:

Berita Bener Meriah

Aksi Gajah Liar di Bener Meriah, Rusak Rumah serta Pohon Pinang hingga Tumbangkan Tiang Listrik

Selain merusak satu rumah warga, hewan berbadan besar itu juga menumbangkan sebanyak 6 tiang listrik di kampung tersebut. Tidak hanya itu, hewan...

Foto: Dok Nasruddin
Kepala Dusun Menderek, Nasruddin melihat rumah miliknya yang dirusak gajah liar di Dusun Menderek, Kampung Alur Gading, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Kamis (8/3/2021). 

Selain merusak satu rumah warga, hewan berbadan besar itu juga menumbangkan sebanyak 6 tiang listrik di kampung tersebut. Tidak hanya itu, hewan dilindungi tersebut juga merusak tanaman pinang milik warga yang berjumlah sebanyak 300 batang.

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Kawanan gajah liar yang berjumlah 5 ekor, kembali mengobrak-abrik satu rumah warga di Dusun Menderek, Kampung Alur Gading, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (7/3/2021) sekira pukul 00.00 WIB.

Selain merusak satu rumah warga, hewan berbadan besar itu juga menumbangkan sebanyak 6 tiang listrik di kampung tersebut.

Tidak hanya itu, hewan dilindungi tersebut juga merusak tanaman pinang milik warga yang berjumlah sebanyak 300 batang.

Kepala Dusun Menderek, Nasruddin yang dihubungi Serambinews.com, Kamis (8/3/2021) mengatakan, kawanan gajah liar berjumlah 5 ekor tersebut merusak satu rumah yang merupakan miliknya dan menumbangkan 6 tiang listrik. 

Kemudian yang sangat parah kata Nasruddin, kawanan gajah liar itu juga merusak sebanyak 300 pohon pinang milik warga.

“Kawanan gajah liar itu sudah beberapa minggu ini berada di dusun tersebut, sehingga masyarakat sangat diresahkan,” ujarnya.

Baca juga: BPPT Siap Bantu Pengembangan Kawasan Danau Laut Tawar Berbasis Ilmu Pengetahuan & Teknologi Terapan

Disebutkan, tumbangnya tiang listrik akibat dirusak gajah liar mengakibatkan sebanyak 7 Kepala Keluarga (KK) di dusun itu harus mengalami pemadaman arus listrik.

“Sekarang petugas PLN sudah datang untuk memperbaiki tiang yang ditumbangkan gajah liar, mudah-mudahan listrik bisa normal kembali,” sebutnya.

Ia menambahkan, dalam kawanan sebanyak 5 ekor gajah liar itu ada satu ekor yang dalam kondisi sakit.

“Dalam kawanan itu, ada satu ekor anak gajah dalam kondisi kakinya pincang, maka kami tidak melakukan pengusiran tadi malam,” bebernya.

Lanjutnya, selain anak gajah yang pincang, ada satu ekor dalam kawanan itu terlihat mengalami luka di bagian badan diduga akibat terkena kabel listrik.

Ia juga mengharapkan, gajah liar yang selama ini berkeliaran di kampungnya itu cepat ditangani karena warga sudah banyak mengalami kerugian akibat konflik satwa dilindungi itu.

“Kita berharap gajah liar ini cepat digiring ke habitatnya, agar masyarakat bisa beraktivitas kembali,” harapnya. (*)

Baca juga: Seorang Anak Meninggal setelah Empat Jam Berada dalam Mobil Mati dan Pintu Terkunci, Gurunya Lupa

Penulis: Budi Fatria
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved