Internasional
Arab Saudi Kutuk Milisi Houthi, Serangan Drone Ledakkan Kilang Minyak Riyadh
Kerajaan Arab Saudi mengutuk keras milisi Houthi yang kembali menyerang kilang minyak di Riyadh pada Jumat (19/3/2021) pagi.
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi mengutuk keras milisi Houthi yang kembali menyerang kilang minyak di Riyadh pada Jumat (19/3/2021) pagi.
Kementerian energi Arab Saudi mengatakan serangan pesawat tak berawak hantam kilang minyak di ibu kota Arab Saudi, Riyadh.
Dilansir ArabNews, serangan terjadi pada pukul 06.05 WIB tersebut mengakibatkan kebakaran yang terkendali.
Tidak ada yang terluka, dan pasokan minyak bumi serta produk minyak bumi tidak terpengaruh oleh serangan itu.
Kerajaan mengutuk keras serangan pengecut dan menegaskan tindakan teroris seperti ini, yang berulang kali dilakukan terhadap instalasi vital dan objek sipil.
Baca juga: Arab Saudi Sebut Houthi Salah Tafsirkan Penghapusan dari Daftar Teroris oleh AS
Ditambahkan tidak hanya menargetkan Kerajaan sendirian, tetapi juga menargetkan keamanan dan stabilitas pasokan energi global dan ekonomi dunia.
Serangan itu terjadi setelah pelabuhan minyak utama dan daerah pemukiman Aramco diserang dengan pesawat tak berawak dan rudal balistik di Arab Saudi timur awal bulan ini.
Sebuah tangki minyak bumi di Pelabuhan Ras Tanura diserang dengan pesawat tak berawak dan pecahan peluru dari rudal balistik jatuh di dekat daerah pemukiman Saudi Aramco di Dhahran pada 7 Maret 2020.
Baca juga: Milisi Houthi Gempur Arab Saudi, Drone Berhasil Dihancurkan Sebelum Capai Target
Kementerian energi meminta komunitas internasional untuk melawan serangan teroris ini dan untuk menghadapi semua pihak yang mendukungnya.
Duta Besar Prancis untuk Arab Saudi Ludovic Pouille mengutuk serangan itu.
Dia menegaskan kembali penolakan mutlak Paris atas tindakan apa pun yang mengganggu kestabilan keamanan kawasan.
Baca juga: Negara Teluk Bersatu Mendukung Arab Saudi, Cegah Serangan Milisi Houthi Dukungan Iran
Kementerian luar negeri Jordania mengutuk penargetan kelompok teroris Houthi terhadap kilang minyak di Riyadh dengan pesawat tak berawak.
Kementerian tersebut mengutuk kelanjutan dari tindakan teror yang berulang dan pengecut ini.
Duta Besar Djibouti untuk Kerajaan Diaa-Eddin Saed Bamakhrama juga "dengan keras" mengutuk serangan itu.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kilang-minyak-arab-saudi-rusak.jpg)