Minggu, 12 April 2026

Internasional

Arab Saudi Sebut Houthi Salah Tafsirkan Penghapusan dari Daftar Teroris oleh AS

Kerajaan Arab Saudi menilai milisi Houthi menafsirkan secara salah atas penghapusan daftar teroris oleh AS.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Juru bicara koalisi Arab pimpinan Arab Saudi, Kolonel Turki Al-Maliki 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Kerajaan Arab Saudi menilai milisi Houthi menafsirkan secara salah atas penghapusan daftar teroris oleh AS.

Seusai dicabut, Houthi yang didukung Iran terus meningkatkan serangannya terhadap pemerintah Yaman di Aden dan Arab Saudi,

Brigadir Jenderal Turki Al-Malki, juru bicara pimpinan Saudi. Koalisi, kepada Arab News, Rabu (17/3/2021) mengatakan serangan Houthi tidak dapat diteirma lagi.

Departemen Luar Negeri AS mencap Houthi juga dikenal sebagai Ansar Allah sebagai FTO pada 19 Januari 2021.

Baca juga: Milisi Houthi Gempur Arab Saudi, Drone Berhasil Dihancurkan Sebelum Capai Target

Dalam salah satu tindakan terakhir pemerintahan Donald Trump dalam kampanye "tekanan maksimum" terhadap Iran dan pasukan proksi di Timur Tengah. .

Jauh dari membalas sikap pemerintahan Joe Biden yang membalikkan penunjukan pada 15 Februari, Al-Malki mengatakan Houthi sebenarnya telah meningkatkan serangan.

Khususnya terhadap pasukan pemerintah Yaman dan serangan rudal dan drone lintas batas terhadap warga sipil dan infrastruktur Saudi.

Baca juga: Negara Teluk Bersatu Mendukung Arab Saudi, Cegah Serangan Milisi Houthi Dukungan Iran

"Kami pikir Houthi telah salah menafsirkan keputusan untuk dihapus dari daftar nama FTO," kata Al-Malki.

"Itu telah membuat mereka mulai meningkatkan tindakan permusuhan dan jumlah serangan menggunakan rudal balistik dan kendaraan udara tak berawak (UAV) di Yaman dan Arab Saudi," sebutnya.

Al-Malki, yang telah menjabat sebagai juru bicara Koalisi sejak 2017, percaya bahwa sebutan teror Houthi memang pantas dilakukan.

Mengingat perilakunya, yang sangat mirip dengan aktivitas Al-Qaeda di Jazirah Arab (AQAP) dan ISIS.(*)

Baca juga: Milisi Houthi Tak Jera-jera, Drone Berisi Bom Kembali Dikirim ke Arab Saudi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved