Selasa, 21 April 2026

Berita Nagan Raya

Kebakaran Hanguskan 15 Barak Pekerja Perusahaan Sawit di Nagan Raya

BPBD masih melakukan pendataan terhadap jumlah korban kebakaran. Namun untuk jumlah keluarga yang menjadi korban sebanyak 12 KK.

Penulis: Rizwan | Editor: Taufik Hidayat
Foto kiriman warga
Kebakaran barak pekerja di Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya, Jumat (19/3/2021) 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Sebanyak 15 unit barak pekerja perusahaan kepala sawit di Tadu Raya, Nagan Raya, Jumat (19/3/2021) dini hari sekira pukul 02.00 WIB terbakar. 

Kebakaran barak milik PT Ujong Neubok Dalam (UND) untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan polisi dan tidak ada laporan korban jiwa.

Laporan diperoleh Serambinews.com, dari BPBD Nagan Raya menjelaskan, bangunan barak yang terbakar semi permanen yang saling berdekatan. 

Api yang bersumber dari salah satu barak terus meluas dan meludeskan semua isi dilalap si jago merah.

Sebanyak 15 barak tersebut dengan rincian 12 unit dihuni pekerja dan 2 unit kantor divisi dan satu unit kosong. 

Terkait laporan kebakaran barak, pekerja dan pihak perusahaan saling tolong menolong memadamkan kebakaran serta melaporkan ke BPBD dan dikerahkan armada pemadam.

Kalak BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi  mengakui adanya kebakaran barak pekerja perusahaan. 

"Tidak ada laporan korban jiwa, penyebab masih dalam pemeriksaan," kata Irfanda.

Baca juga: Ini Isi Surat Nayla, Anak Tukang Parkir di Banda Aceh yang Akhirnya Dijemput Kapolda Aceh

Baca juga: VIDEO Tak Punya Uang untuk Pemakaman, Suami Sempat Simpan Jenazah Istri di Kamar Kos

Baca juga: Makin Brutal, Pemukim Israel Serang Warga Palestina yang Melawan saat Tanahnya Dicaplok

Baca juga: VIDEO Kebakaran Hanguskan 3 Unit Rumah di Meulaboh Aceh Barat

Menurutnya, pihak BPBD masih melakukan pendataan terhadap jumlah korban kebakaran. Namun untuk jumlah keluarga yang menjadi korban sebanyak 12 KK.

Pada bagian lain, Kalak BPBD Nagan Raya mengatakan, pihaknya akan segera menyerahkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di barak pekerja. 

"Kami akan antarkan bantuan kepada pekerja yang menjadi korban barak yang tempat tinggal terbakar," katanya.

Sementara itu, Manajer Kebun PT UND, Ansaruddin dikonfirmasi terpisah mengatakan, peristiwa kebakaran barak pekerja dari sebuah barak yang kosong. Sehingga api meluas ke barak yang lain berdekatan.

Ansaruddin mengatakan, pekerja yang menjadi korban barak terbakar sudah dipindahkan ke barak divisi lain sebagai tempat tinggal.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi," katanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved