Breaking News:

Makin Brutal, Pemukim Israel Serang Warga Palestina yang Melawan saat Tanahnya Dicaplok

Pemukim Israel semakin brutal menyerang warga Palestina yang tanahnya mereka caplok di Tepi Barat, wilayah Palestina.

Abed al-Hashlamoun / EPA via Al Jazeera
Pemukim Israel melemparkan batu ke warga Palestina di Desa Safa, Tepi Barat, Palestina, yang diduduki sejak April 2009. Pemukim Israel yang mencaplok secara ilegal semakin brutal menyerang warga Palestina yang mempertahankan tanah mereka, sementara keluhan datang saat tentara Israel tidak menindak para pemukim ilegal ini. 

SERAMBINEWS.COM - Pemukim Israel serang warga Palestina dengan brutal.

Warga Israle ini meyerang warga Palestina karena melawan tanahnya dicaplok  di Tepi Barat, wilayah Palestina.

Kekerasan pemukim yang belum pernah terjadi sebelumnya selama beberapa bulan terakhir di Tepi Barat yang diduduki meningkatkan kekhawatiran bahwa situasi dapat meningkat di luar kendali.

Ramallah, Pendudukan Tepi Barat, seorang warga Palestina bernama Saeed Alyan Awad sedang dalam perjalanan ke tanahnya bersama istrinya ketika 10 pemukim Israel menyerang mereka di dekat pemukiman ilegal Mitzpe Yair.

Tanah Awads terletak di timur kota Yatta, selatan Hebron, dan keluarga pergi ke sana setiap Sabtu dalam upaya untuk mencegah Israel memperluas pos terdepan mereka ke properti mereka.

Baca juga: Seorang Pelaku Pengrusakan Kantor Keuchik Rambong Payong Peulimbang Ditangkap, Begini Kronologinya

Salah satu penyerang, memegang pipa besi, memecahkan tengkorak Saeed dan mematahkan rahangnya pada 10 Maret, sementara istrinya menderita luka memar yang parah di kakinya, dikutip Al Jazeera, Kamis (18/3/2021).

Bersama anak-anak dan keponakan laki-laki Awad berteriak ngeri di dalam kendaraan mereka, para pemukim kemudian bergerak ke arah mereka dan menghancurkan kaca depan mobil dan melemparnya dengan batu.

"Serangan terhadap keluarga saya dan saya berlangsung sekitar tujuh menit," kata Awad, 49 tahun, kepada Al Jazeera.

“Wajah saya berdarah dan saya kehilangan kesadaran selama beberapa menit. Saya menjalani operasi untuk memasang kembali rahang kiri saya dan menyembuhkan luka di wajah saya. "

Baca juga: Gowes Bersama, Danrem 012/TU, Dandim Aceh Selatan dan Rombongan Taklukkan Pegunungan Tapaktuan

()Saeed Awad tidak bergerak setelah diserang oleh para pemukim saat tentara Israel menggendongnya dengan tandu. (Courtesy: B'Tselem via Al Jazeera)

Pemuda Palestina di daerah itu mendengar jeritan dan melihat para pemukim menyerang dan datang untuk menyelamatkan.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved