Makin Brutal, Pemukim Israel Serang Warga Palestina yang Melawan saat Tanahnya Dicaplok
Pemukim Israel semakin brutal menyerang warga Palestina yang tanahnya mereka caplok di Tepi Barat, wilayah Palestina.
SERAMBINEWS.COM - Pemukim Israel serang warga Palestina dengan brutal.
Warga Israle ini meyerang warga Palestina karena melawan tanahnya dicaplok di Tepi Barat, wilayah Palestina.
Kekerasan pemukim yang belum pernah terjadi sebelumnya selama beberapa bulan terakhir di Tepi Barat yang diduduki meningkatkan kekhawatiran bahwa situasi dapat meningkat di luar kendali.
Ramallah, Pendudukan Tepi Barat, seorang warga Palestina bernama Saeed Alyan Awad sedang dalam perjalanan ke tanahnya bersama istrinya ketika 10 pemukim Israel menyerang mereka di dekat pemukiman ilegal Mitzpe Yair.
Tanah Awads terletak di timur kota Yatta, selatan Hebron, dan keluarga pergi ke sana setiap Sabtu dalam upaya untuk mencegah Israel memperluas pos terdepan mereka ke properti mereka.
Baca juga: Seorang Pelaku Pengrusakan Kantor Keuchik Rambong Payong Peulimbang Ditangkap, Begini Kronologinya
Salah satu penyerang, memegang pipa besi, memecahkan tengkorak Saeed dan mematahkan rahangnya pada 10 Maret, sementara istrinya menderita luka memar yang parah di kakinya, dikutip Al Jazeera, Kamis (18/3/2021).
Bersama anak-anak dan keponakan laki-laki Awad berteriak ngeri di dalam kendaraan mereka, para pemukim kemudian bergerak ke arah mereka dan menghancurkan kaca depan mobil dan melemparnya dengan batu.
"Serangan terhadap keluarga saya dan saya berlangsung sekitar tujuh menit," kata Awad, 49 tahun, kepada Al Jazeera.
“Wajah saya berdarah dan saya kehilangan kesadaran selama beberapa menit. Saya menjalani operasi untuk memasang kembali rahang kiri saya dan menyembuhkan luka di wajah saya. "
Baca juga: Gowes Bersama, Danrem 012/TU, Dandim Aceh Selatan dan Rombongan Taklukkan Pegunungan Tapaktuan
Pemuda Palestina di daerah itu mendengar jeritan dan melihat para pemukim menyerang dan datang untuk menyelamatkan.
Pemukim Israel mundur dari tempat kejadian dan tentara dari militer Israel tiba, memberikan pertolongan pertama untuk Awad.
Namun, pasukan mengawasi saat para pemukim pergi tanpa menahan mereka.
"Tentara seharusnya menangkap para pemukim tapi ternyata tidak, meskipun sudah pasti mereka menyerang dan mencoba membunuh saya," kata Awad.
Meskipun dia mengajukan pengaduan ke kantor polisi Israel di pemukiman Kiryat Arba'a pada hari Rabu, dia mengatakan dia tidak mengharapkan keadilan.
Baca juga: Ibu Mertua Bingung Menantu Perempuannya Punya Kebiasaan Mandi 5 Kali Sehari, Syok Saat Tahu Faktanya
Itu adalah yang terbaru dari serangkaian serangan yang meningkat terhadap orang-orang Palestina oleh geng-geng pemukim Israel yang berkeliaran di Tepi Barat yang diduduki.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemukim-israel-melemparkan-batu-ke-warga-palestina-di-desa-safa.jpg)