Breaking News:

Said Husain Ketua Ikatan Alumni Arsitek USK

CEO Guntomara Islamic Art & Architecture, Said Husain Bahesty, terpilih sebagai Ikatan Alumni Arsitek (IKAARS) Universitas Syiah Kuala (USK)

SERAMBINEWS.COM/Handover
Ikatan Alumni Arsitek (IKAARS) Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2021-2025, Said Husain ST (duduk tengah), terpilih dalam Kongres dan Pemilihan Ketua Baru yang berlangsung di Hotel Kryad Muraya, Banda Aceh, Rabu 17 Maret 2021. 

BANDA ACEH – CEO Guntomara Islamic Art & Architecture, Said Husain Bahesty, terpilih sebagai Ikatan Alumni Arsitek (IKAARS) Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2021-2025. Terpilih dalam Kongres dan Pemilihan Ketua Baru yang berlangsung di Hotel Kryad Muraya, Banda Aceh, Rabu (17/3/2021), Said Husain menggantikan ketua IKAARS periode sebelumnya, Teuku Indra ST yang sudah berakhir masa jabatannya.

Ketua panitia, Mirza Wardana ST dalam siaran pers kepada Serambi, Kamis (18/3/2021) mengatakan, Kongres Ke-2 IKAARS Tahun 2021 dilaksanakan dengan format kombinasi daring dan luring. “Karena kongres berlangsung dalam masa pandemi Covid-19, maka acaranya dibuat kombinasi daring dan luring. Sebanyak 30 peserta hadir langsung di ruangan kongres dan 300 lainnya mengikuti secara online atau dalam jaringan (daring),” kata Mirza Wardana.

Ketua IKAARS periode sebelumnya, Teuku Indra ST menyampaikan terima kasih kepada pengurus dan para alumni IKAARS yang telah berhasil membantu jurusan arsitektur USK meraih akreditasi A.

Sementara Ketua terpilih IKAARS, Said Husain ST berharap dukungan dari seluruh alumni untuk mewujudkan IKAARS menjadi rumah paguyuban menjaga kekompakan sesama alumni yang kini sudah tersebar di seluruh Indonesia luar negeri.

Said Husain mengatakan, jurusan Arsitektur USK yang berdiri pada tahun 1997 sudah berumur 24 tahun. “Ini umur yang sudah dewasa untuk berkarya, dan jumlah alumninya telah mencapai 1000 lebih. IKAARS merupakan rumah silaturahmi bagi 1000 arsitek kelahiran USK untuk memperindah dunia,” papar Said Husain.

Berbicara tentang kondisi arsitek hari ini, Said Husain mengatakan, Pembangunan Aceh harus belajar pada pembangunan negara maju, yang mampu menghadirkan bangunan serta landmark-landmark baru yang berkelas, moderen, indah, fungsional, sekaligus memelihara khazanah kekayaan arsitektural lokal. “Ada harapan kepada bapak Nova Iriansyah yang saat ini menjabat sebagai gubernur yang juga seorang alumni arsitek, perlu memberi perhatian pada penataan wajah infrastruktur Aceh yang lebih estetis, dengan melibatkan peran arsitek lokal secara lebih maksimal,” ungkap Said Husain.

“Harus ada karya-karya monumental sebagai bagian dari peradaban pemerintahan di setiap masa. Arsitek USK harus lebih berdaya dan diberdayakan dalam menata Aceh,” ujarnya.(nal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved