Breaking News:

Kabar Bireuen

Bupati Bireuen Cek Batas Lahan RS Regional di Cot Buket

Tim dari Provinsi Aceh sudah inspeksi ke lokasi dan meminta keseriusan dari Pemkab Bireuen untuk pembenahan lokasi RS Regional Bireuen.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
FOTO KBR
Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi bersama pejabat terkait memastikan batas lahan RS Regional di Cot Buket Peusangan, telah dibebaskan Pemkab Bireuen, Minggu (21/03/2021) pagi. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Untuk terealisasinya pembangunan Rumah Sakit atau RS Regional, Bupati Bireuen dan kepala dinas, anggota DPRK, keuchik, menerobos masuk dalam semak lahan warga, memastikan batas lahan telah dibebaskan, di Desa Cot Buket, Kecamatan Peusangan, Minggu (21/03/2021) pagi.

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi menjelaskan, kunjungannya bersama kepala SKPK, anggota DPRK membidangi kesehatan lagi meninjau lokasi rencana pembangunan rumah sakit regional, pada tahun 2021 ini, Pemerintah Provinsi Aceh telah menganggarkan dana pembangunan awal sebesar Rp 27,5 milyar.

"Tim dari Provinsi Aceh sudah inspeksi ke lokasi  dan meminta keseriusan dari Pemkab Bireuen untuk pembenahan lokasi maka hari ini sambil gowes bersama kepala SKPK, ada ibu Bupati, ibu kepala dinas, kita tinjau lokasi ini," jelasnya.

Selanjutnya kata Bupati, lahan seluas 17 hektare mulai minggu pertama April 2021 dilakukan Land Clearing seluruhnya.

"Kita harap tidak ada kendala ditingkat Provinsi baik dalam penanyangan disistem lelang dan penentuan pemenang melaksanakan pekerjaan nanti," harap Muzakkar.

Anggaran Rp 27,5 milyar untuk kontruksi gedung utama dan pagar pengaman.

"Kami sudah yakinkan Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT melalui Kadinkes Aceh, kami siap menerima dimulainya pembangunan RS Regional, dan kami bersihkan sesuai lahan telah dibebaskan," tutur Bupati.

"Hasil kunjungan ini untuk pengembangan lebih besar yang dibutuhkan rumah sakit, seperti menyediakan home stay dan lokasi kebugaran/kesehatan bagi masyarakat, masih memungkinkan dibebaskan tanah masyarakat dan tergantung ketersediaan anggaran daerah," pungkas Bupati Bireuen.(kbr)

Baca juga: BERITA POPULER - Menantu Mandi 5 Kali Sehari, Abrip Asep 12 Tahun di RSJ hingga Tsunami di Jepang

Baca juga: Pesawat Trigana Air yang Tergelincir Berhasil Dievakuasi, Operasional Bandara Halim Kembali Normal

Baca juga: Meraup Uang Puluhan Juta Rupiah dari Beternak Murai dan Facebook

Baca juga: BREAKING NEWS- Tim Offroad Galus Terjebak di Hutan Tamiang, Logistik Menipis dan Anggota Mulai Sakit

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved