Breaking News:

Internasional

China Siap Lindungi Timur Tengah, Umumkan Lima Inisiatif Keamanan dan Stabilitas

Pemerintah China siap memberi perlindungan ke seluruh negara Timur Tengah dari berbagai ancaman global.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Menteri Luar Negeri China Wang Yi 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Pemerintah China siap memberi perlindungan ke seluruh negara Timur Tengah dari berbagai ancaman global.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi, Rabu (24/3//2021) mengumumkan lima inisiatif untuk keamanan dan stabilitas di Timur Tengah kepada Al Arabiya .

Menteri, yang mengunjungi Arab Saudi, mengatakan kepada China menyerukan saling menghormati di antara negara-negara Timur Tengah.

Yi menekankan pentingnya mendukung upaya negara-negara kawasan terkait arsip Suriah dan Yaman.

Baca juga: PM Yaman Ungkapkan Inisiatif Perdamaian Arab Saudi Akan Menunjukkan Pihak Penerima dan Penolak

Dia menyatakan dukungan China untuk inisiatif Arab Saudi untuk menyelesaikan konflik di Yaman.

Yi menjelaskan itu mencerminkan tekad Riyadh untuk mengatasi krisis Yaman.

Dia juga berharap bisa melaksanakan inisiatif itu secepatnya.

Inisiatif perdamaian Saudi mencakup gencatan senjata nasional dan pembukaan kembali hubungan udara dan laut dengan wilayah yang dikuasai oleh kelompok Houthi di Yaman.

Baca juga: Arab Saudi Terus Berusaha Akhiri Konflik di Yaman, Milisi Houthi Pilih Rakyat Yaman Atau Tetap Iran

Menlu China itu juga membahas masalah Palestina dan Israel, dan menyerukan solusi dua negara.

Dia menegaskan negaranya akan mengirim undangan kepada tokoh Palestina dan Israel untuk berdialog di China.

Yi juga menyatakan China menyerukan non-proliferasi senjata nuklir di Timur Tengah.

Dia menambahkan upaya negara-negara di kawasan itu harus didukung untuk memastikan bebas dari senjata nuklir.

Baca juga: PBB dan AS Dukung Arab Saudi Mengakhiri Perang di Yaman

Selama kunjungannya ke Arab Saudi, Yi diharapkan bertemu dengan mitranya dari Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan dan Nayef Al-Hajraf, Sekretaris Jenderal Dewan Kerjasama Teluk.

Ia diharapkan membahas hal-hal yang menjadi kepentingan bersama, dan cara memperkuat hubungan bilateral kedua negara.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved