Breaking News

Internasional

PBB dan AS Dukung Arab Saudi Mengakhiri Perang di Yaman

PBB menyambut baik inisiatif perdamaian baru Arab Saudi untuk mengakhiri perang di Yaman. "Proposal tersebut sejalan dengan upaya badan dunia itu

Editor: M Nur Pakar
AFP/Mohammed HUWAIS
Pasukan yang setia kepada pemberontak Huthi Yaman menggelar pemakaman massal bagi pejuangnyayang tewas dalam pertempuran dengan pasukan pemerintah yang didukung Saudi di wilayah Marib, di luar masjid Sanaa Al-Saleh, Selasa (23/3/2021). 

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - PBB menyambut baik inisiatif perdamaian baru Arab Saudi untuk mengakhiri perang di Yaman.

"Proposal tersebut sejalan dengan upaya badan dunia itu sendiri," kata Farhan Haq, Wakil Juru bBicara Sekretaris Jenderal Antonio Guterres.

Inisiatif Saudi, yang mencakup gencatan senjata komprehensif dan pembukaan kembali bandara Sanaa, diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan.

Rencana tersebut juga akan mengurangi pembatasan pelabuhan Hodeidah dan melanjutkan proses politik.

Haq mengatakan utusan khusus PBB Martin Griffiths telah bekerja untuk mengamankan gencatan senjata nasional.

Membuka kembali bandara untuk pesawat sipil dan memulai kembali pembicaraan.

Baca juga: Pasukan Yaman Tangkap 23 Milisi Houthi Dalam Pertempuran Sengit di Hajjah

“Tidak ada keraguan bahwa setiap upaya harus dilakukan untuk mengakhiri konflik di Yaman dan mengatasi penderitaan rakyat Yaman," ujarnya.

"PBB berharap untuk terus bekerja dengan semua pihak untuk mencapai tujuan ini,” katanya.

Guterres sendiri menyambut baik inisiatif tersebut, selama panggilan telepon dengan duta besar Kerajaan untuk PBB Abdallah Al-Mouallimi.

Guterres menegaskan dukungannya untuk inisiatif tersebut dan untuk mencapai solusi politik yang komprehensif.

Dia menambahkan inisiatif ini sejalan dengan inisiatif dan upaya PBB dalam menyelesaikan krisis.

Inisiatif baru untuk mengakhiri perang enam tahun juga mendapat dukungan dari komunitas internasional.

Selama panggilan telepon, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan kepada Pangeran Faisal bahwa Washington mendukung upaya untuk mengakhiri konflik di Yaman.

Baca juga: Arab Saudi Kutuk Milisi Houthi, Serangan Drone Ledakkan Kilang Minyak Riyadh

“Dimulai dengan kebutuhan semua pihak untuk berkomitmen pada gencatan senjata dan memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan,' tambahnya.

Blinken mengatakan Washington berkomitmen untuk mendukung pertahanan Arab Saudi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved