Luar Negeri
Presiden Komunitas Komisi Islam Spanyol Ditangkap Polisi, Dituduh Terlibat Mendanai Kelompok Teror
Presiden Komisi Islam Spanyol dilaporkan ditangkap polisi karena adanya dugaan terlibat dengan kelompok teror.
Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM, SPANYOL - Presiden Komisi Islam Spanyol dilaporkan ditangkap polisi karena adanya dugaan terlibat dengan kelompok teror.
Melansir dari Anadolu Agency, Kamis (25/3/2021) Aiman Adlbi, Presiden Komisi Islam Spanyol, ditahan pada Selasa (23/3/2021) malam.
Ia ditahan di Tenerife (pulau milik Spanyol) keterangan pihak kepolisian kepada awak media.
Sebagaimana diketahui, Komisi Islam adalah organisasi Muslim tingkat tertinggi di Spanyol.
Organisasi ini bertindak sebagai penghubung umat Muslim dengan pemerintah Spanyol.
Organisasi ini pula yang mengawasi pendidikan agama dan layanan keagamaan di negara tersebut.
Polisi Spanyol mengatakan bahwa Adlbi dibebaskan setelah dilakukan interogasi dan dakwaan diajukan terhadapnya.
Baca juga: Siap-siap CPNS 2021 Segera Dibuka, Penerimaan Difokuskan Bagi Pegawai Lapangan
Juru bicara kepolisian Spanyol tidak berkomentar lebih, karena penyelidikan sedang dilakukan.
Namun media lokal Spanyol mengatakan, penangkapan tersebut karena adanya indikasi Adlbi terlibat pendanaan kelompok teror di Suriah dan Timur Tengah.
Adlbi merupakan seorang dokter berusia 74 tahun yang berasal dari Suriah.
Ia terpilih menjadi Presiden Komisi Islam Spanyol pada tahun lalu, setelah pemimpin sebelumnya Riay Tatary meninggal dunia karena Covid-19.
Awak media belum mendapat informasi lebih lanjut, karena Komisi Islam Spanyol tidak dapat dihubungi untuk dimintai keterangan.
Sebelumnya diberitakan Serambinews.com, Wanita muslim di Kanada menjadi target ancaman berulang kali sampai Dewan Muslim Kanada menuntut agar segera memberikan tindakan pada Islamofobia.
Baca juga: Kejaksaan Agung Sita 5 Unit Mobil Mewah Tersangka Asabri, Disamarkan dengan Nama Orang Lain
Melansir dari Anadolu Agency, Rabu (3/3/2021) serangan dan ancaman terhadap lima wanita muslim Somalia-Kanada dilaporkan terjadi di Edmonton, Alberta, Kanada dalam 10 minggu terakhir.
Di Kota Edmonton dan Calgary, dilaporkan telah terjadi 140 insiden yang dilaporkan pada tahun 2020, termasuk ancaman penyerangan.
Namun, banyak kejadian rasial yang tidak dilaporkan, karena sudah sangat sering terjadi.
Seorang perawat di Rumah Sakit Edmonton, Assam Ali menyebut dirinya sering mendapatkan perlakukan rasis.
Ia sering menjadi sasaran ejekan orang lain karena memakai hijab dan berkulit gelap.
Assam Ali merupakan keturunan Somalia-Kanada, ia menyebut banyak mendapat perlakukan tidak semestinya, sehingga tidak melaporkannya, karena sudah sering terjadi.
"Sebagian besar teman dan anggota keluarga saya yang terlihat sebagai muslim memiliki cerita tentang Islamofobia," katanya.
"Masyarakat umumnya mendengar tentang Islamofobia melalui media, padahal kejadian demikian hampir setiap hari terjadi dan terkadang pelakunya tidak menyadari yang mereka lakukan," katanya.
Beberapa pekan lalu, dilaporkan seorang pria melontarkan hinaan rasial pada seorang wanita muslim di Universitas Alberta.
Baca juga: VIDEO Mobil Belok Sembarangan dan Timbulkan Kecelakaan, Ubah Cerita Pesta Jadi Repetan
Insiden terpisah lainnya, yakni seorang pria tiba-tiba menjatuhkan seorang wanita dan melakukan pengancaman dengan merobek burqa-nya dan pakaian yang dikenakan wanita muslim itu.
Pada 17 Februari lalu, seorang pria memaki seorang wanita muslim berkulit hitam berhijab dan mengancam akan membunuhnya.
Perdana Menteri Alberta, Jason Kenney dan pejabat lainnya mengutuk perlakukan rasis demikian.
Dewan Nasional Muslim Kanada, Mustafa Farooq juga bersuara dengan perlakukan rasis pada wanita muslim Kanada.
Mustafa Farooq mengatakan harus lebih banyak yang perlu dilakukan untuk memerangi Islamofobia.
“Rasisme Anti-Hitam adalah masalah nyata di Alberta,” kata Farooq, kepala eksekutif Dewan Nasional Muslim Kanada (NCCM).
Islamofobia memang bukan hanya menyebabkan muslim mengalami deskriminasi, lebih dari itu sampai terjadi pembunuhan. (Serambinews.com/Syamsul Azman)
Baca juga: BERITA POPULER - Menantu Mandi 5 Kali Sehari, Abrip Asep 12 Tahun di RSJ hingga Tsunami di Jepang
Baca juga: BERITA POPULER - Anak Tukang Parkir Dijemput Kapolda Aceh, Penjual Chip Diciduk, Hingga Kisah Tara
Baca juga: BERITA POPULER - Daftar Gaji TNI AD, 2 Pria Aceh Ditangkap di Kualanmu hingga Ritual Mandi Telanjang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/presiden-komunitas-komisi-islam-spanyol-ditangkap-polisi-diduga-terlibat-mendanai-kelompok-teror.jpg)