Breaking News:

Video

VIDEO Kerajinan Rapai di Aceh Barat Diminati sampai ke Cina, Kreasi Ayah dengan Dua Putra Kembar

Ia dibantu dua putranya yang kembar di pekarangan rumah tepatnya di Desa Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.  

Laporan Yulham | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Samsuddin (60) perajin rapai masih tetap eksis menekuni pembuatan alat musik tradisional sejak tahun 1990.  

Ia dibantu dua putranya yang kembar di pekarangan rumah tepatnya di Desa Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.  

Proses pembuatannya sangat panjang, kayu di dipotong potong berbentuk segi empat dengan diameter menyesuaikan keinginan pemesan.  

Bahan kayu bisa dibuat dari berbagai jenis, namun kayu terbaik diakuinya dari pohon mahoni.  

Bahan dasar kulit kambing atau sapi harus diasapi selama tiga bulan dalam gubuk khusus.  

Hasil pengasapan akan berwarna kecoklatan dan diyakini mampu memberikan suara yang nyaring dan merdu.  

Dalam satu hari, ia mampu menghasilkan enam rapai dengan kualitas terjamin baik.  

Harga yang dijual mulai Rp 300 ribu hingga Rp 18 juta tergantung bahan dasar serta diameter ukuran rapai.  

Pelanggan yang biasa memesan kreasinya berasal dari provinsi Aceh, Pulau Jawa dan bahkan luar negeri seperti Cina.    

Narator: Tia Andalusia
Video Editor: Hari Mahardhika

Editor: Hari Mahardhika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved