Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Mualem: Pusat Harus Komitmen dengan MoU Helsinki Soal Pelaksanaan Pilkada Aceh

Menanggapi menguatnya pemerintah pusat yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak di tahun 2024 mendatang, Ketua Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai...

For Serambinews.com
Ketua Umum DPA Partai Aceh, Muzakir Manaf, melantik para pengurus DPW Partai Aceh, Kabupaten Aceh Tengah, di Gedung Olah Seni (GOS), Kota Takengon, Minggu (28/3/2021). 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Menanggapi menguatnya pemerintah pusat yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak di tahun 2024 mendatang, Ketua Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan, jika pusat harus komitmen dengan MoU Helsinki soal pelaksanaan Pilkada.

Artinya, untuk Provinsi Aceh, Pilkada dilaksanakan lima tahun sekali atau tepatnya di tahun 2022. “Kita harapkan kepada pusat, sesuai dengan perjanjiann MoU Helsinki, sebagaimana pelaksanaanya diatur lima tahun sekali,” kata Mualem disela acara konferensi pers usai pembukaan acara Raker Partai Aceh di Gedung Olah Seni, Kota Takengon, Minggu (28/3/2021).

Meski begitu, lanjut Mualem, pihaknya sedang berupaya untuk melobi pemerintah pusat agar pelaksanaan Pilkada di Provinsi Aceh, bisa dilaksanakan sesuai dengan jadwal di tahun 2022. “Ada rencana mau jumpa dengan presiden. Untuk waktunya, tergantung kapan presiden mau bertemu dengan kita,” lanjutnya.

Ketika disinggung tetang upaya Pemerintah Aceh, dalam mengawal pelaksanaan Pilkada di tahun 2022, Mualem, menilai Pemerintah Aceh belum serius melaksanakan Pilkada di tahun 2022 karena bertolak belakang dengan yang diharapkan saat ini. “Kalau DPRA sendiri, tetap ngotot agar bisa dilaksanakan di tahun 2022. Bahkan mereka sudah menyurati, presiden, DPR-RI dan Mendagri,” ujarnya.

Mualem enggan berkomentar ketika ditanya sejumlah wartawan tentang siapa pasanganya jika nantinya maju di Pilkada pada priode mendatang. “Kalau untuk itu, maaf masih rahasia. Insa Allah, kemungkinan bisa saja dari wilayah tengah,” pungkas Muzakir Manaf sembari berlalu menutup acara koferensi pers.

Sebelumnya, dalam pidato pembukaan Raker Partai Aceh, Mualem, mempercayai jika dibawah kepempimpinan Ketua DPW Partai Aceh, Aceh Tengah yang baru, kursi di DPRK di masa yang akan datang bisa dikuasai oleh Partai Aceh.

“Jadi sekarang sudah merah dimana-mana. Kalau bapak bupati (Shabela Abubakar-red) mau beralih kepada merah lokal pun nggak apa-apa. Siap kami terima, dengan pintu terbuka selama 24 jam,” tawar Mualem kepada Bupati Aceh Tengah yang hadir di acara itu.

Disisi lain, dia mengimbau kepada seluruh pengurus Partai Aceh, agar bekerja dengan penuh kejujuran dan keikhlasan yang akan menjadi utama untu kemajuan partai. “Kalau ini, tidak kita kedepankan, bisa berpeluang antara sesama kita, akan membenci memfitnah sehingga jauh dari kemajuan,” ungkapnya.(*)

Baca juga: Hadiri Raker PA di Takengon, Ketua DPW PA/KPA Subulussalam Singgung MoU Helsinki & Aspiras Rakyat

Baca juga: Legend Sigupai Bungkam Calang United FC 5-2

Baca juga: VIDEO Kitab Taurat Bersulam Emas Berusia 2500 Tahun Diamankan Polisi Turki Setelah Diselundupkan

Penulis: Mahyadi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved