Internasional
DPR AS Minta Menlu AS Masukkan Kembali Milisi Houthi Sebagai Organisasi Teroris
Senat AS meminta Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony untuk menunjuk kembali milisi Houthi yang didukung Iran sebagai organisasi teroris.
SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Senat AS meminta Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony untuk menunjuk kembali milisi Houthi yang didukung Iran sebagai organisasi teroris.
Kantor Berita Al Arabiya, Selasa (30/3/2021) melaporkan anggota Komite Urusan Luar Negeri DPR menulis dalam sebuah surat kepada Blinken.
Bahwa serangan di Timur Tengah telah meningkat, termasuk menargetkan warga sipil dan infrastruktur energi, kata laporan itu.
Baca juga: Tim Investigasi PBB, Milisi Houthi Terbukti Serang Bandara Aden, Tewaskan 22 Orang
Pemerintahan Presiden Joe Biden membalikkan salah satu keputusan Donald Trump yang menempatkan milisi Houthi sebagai organisasi teroris.
Mantan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo telah memasukkan Houthi ke daftar hitam pada 19 Januari, satu hari sebelum Biden menjabat.
"Penunjukan itu dimaksudkan untuk meminta pertanggungjawaban Ansar Allah atas tindakan terorisnya," kata Pompeo.
Baca juga: Milisi Houthi Kembali Serang Khamis Mashait, Inggris Dukung Arab Saudi Lindungi Diri sendiri
"Termasuk serangan lintas batas yang mengancam penduduk sipil, infrastruktur, dan pengiriman komersial," ujarnya.
"Penunjukan itu juga dimaksudkan untuk memajukan upaya untuk mencapai Yaman yang damai, berdaulat, dan bersatu," tegas Pompeo.
"Juga harus bebas dari campur tangan Iran dan damai dengan tetangganya," uajrnya.(*)
Baca juga: Mesir Kutuk Milisi Houthi, Serang Kilang Minyak Arab Saudi di Jazan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/milisi-houthi-laksanakan-pemakaman-massal.jpg)