Breaking News:

Berita Aceh Utara

Eks Kombatan GAM Jebolan Tripoli Kumpul di Makam Sultan Malikussaleh, Ternyata Ini Agendanya 

Dari seribuan eks kombatan yang berkumpul tersebut, sebagian kecilnya adalah Eks GAM lulusan dari Tripoli, Libya.

Foto Dok Panitia
Seribuan eks kombatan GAM bersama ulama dan masyarakat doa dan zikir bersama di Kompleks Makam Sultan Malikussaleh. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Seribuan eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka atau GAM dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh pada Minggu (4/4/2021), berkumpul di Kompleks Makam Sultan Malikussaleh. 

Kompleks makam tersebut berada dalam kawasan Desa Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara

Dari seribuan eks kombatan yang berkumpul tersebut, sebagian kecilnya adalah Eks GAM lulusan dari Tripoli, Libya.

Kemudian mantan panglima dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh, ulama dari berbagai daerah, tokoh masyarakat, dan simpatisan. 

Kehadiran mereka ke kawasan itu ternyata dalam rangka menghadiri acara zikir dan doa bersama. 

Baca juga: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Hadiri Pernikahan Putrinya di Lhokseumawe, Resepsi Digelar Sederhana

Baca juga: Pemerintah Bangkitkan UMKM Demi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Baca juga: Link Live Streaming MotoGP Doha 2021 - Jorge Martin Start Paling Depan, Rossi Berjuang dari Belakang

Demikian dijelaskan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Pasee, Teungku Zulkarnaini alias Teungku Nie. 

“Doa dan zikir bersama yang kita adakan ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi,” ujar Teungku Zulkarnaini bin Hamzah alias Teungku Nie saat menyampaikan sambutan. 

Selain itu, urai Teungku Nie, doa dan zikir bersama itu diadakan untuk silaturrahmi dan menjaga kekompakan dalam struktur komando GAM.

"Doa dan zikir bersama ini untuk mengambil keberkatan dalam menyatupadukan semua eks kombatan GAM," kata Tgk Nie yang juga Ketua Muallimin Aceh (KAM) ini. 

PIhaknya berharap, dengan adanya kegiatan tersebut dapat menyatukan persamaan pendapat dan semakin menambah kekompakan. 

Baca juga: Warga Simeulue Cut Gotong Royong Buat Jembatan Darurat Akibat Jalan Amblas

Baca juga: Anggota Brimob Polda Maluku Meninggal Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca, Ini Penjelasan Kadinkes

Baca juga: Waled Husaini: Tinggalkan Chip Hinggs Domino, Manfaatkan Bulan Ramadan untuk Beribadah

 "Ini murni sebatas silaturahmi menyambut bulan suci Ramadhan, bukan persoalan politik," sebutnya.

Namun demikian, Ketua KPA Pase berharap dan meminta Pemerintah Aceh bersama anggota DPRA dari Partai Aceh agar dapat terus memperjuangkan dan menampung aspirasi masyarakat.

"Harapan kami semua, anggota legislatif di daerah dan provinsi untuk terus memperjuangkan butir-butir perjanjian damai antara Pemerintah Indonesia dan Aceh yang belum selesai," pinta Tgk Nie. 

Di sela-sela kegiatan tersebut, KPA juga turut menyantuni anak yatim yang diserahkan Tgk Nie.(*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved