Breaking News:

‘Secara Hukum, Pilkada Aceh sudah Sangat Jelas’

Pandangan praktisi hukum, Mukhlis Mukhtar, menilai keputusan penundaan tahapan Pilkada Aceh yang sudah dijadwalkan digelar tahun 2022

Editor: bakri
HUMAS KIP ACEH
Ketua dan Anggota KIP Aceh menggelar konferensi pers seusai rapat pleno yang membahas Pilkada Aceh di Kantor KIP Aceh, Jumat (2/4/2021) malam. 

Pandangan praktisi hukum, Mukhlis Mukhtar. Dia menilai keputusan penundaan tahapan Pilkada Aceh yang sudah dijadwalkan digelar tahun 2022 sangat politis. Mukhlis yang sebelumnya terlibat dalam penyusunan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) mengatakan, secara hukum Pilkada Aceh sudah sangat jelas.

"Penundaan itu politis sifatnya, bukan yuridis (hukum). Secara hukum Pilkada Aceh sudah sangat jelas," ucap Mukhlis. Pernyataannya tersebut merujuk pada UUPA Pasal 65 ayat (1) juncto Undang-Undang Pilkada Pasal 199 juncto Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 66 tahun 2017.

Mukhlis juga mengomentari alasan penundaan karena ketiadaan anggaran. Menurutnya, hal itu bukanlah sebuah alasan. "Itu cuma alasan mereka, masak Aceh tidak punya anggaran? Ahhhh yg benaaar," ujar mantan anggota DPRA ini sembari bertanya.

Di samping itu, Mukhlis juga mempertanyakan lamanya masa penundaan itu berlaku. Jika sampai tahun 2024, ia menilai itu bukan ditunda, melainkan dibatalkan, sebab pada tahun itu akan dilaksanakan Pilkada serentak di seluruh Indonesia. "Kalau ditunda sampe tahun 2024, dibatalkan namanya, bukan ditunda," ungkap Mukhlis Mukhtar.

Lebih lanjut Mukhlis menilai, pelaksanaan Pilkada Aceh tahun 2022 sebenarnya sangat tergantung kualitas dan kuantitas lobi elite Aceh ke pusat. Penundaan Pilkada 2022 menurutnya karena nilai tawar Aceh yang semakin melemah. “Tergantung kualitas dan kuantitas lobi elite Aceh (ke pusat), karena menurut hemat saya, bargaining position Aceh semakin melemah (di mata Pusat),” ujar Mukhlis.(mas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved