Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pilkada Aceh Ditunda, Apa Karya: UUPA Nyan Kon Aneuk Miet Nyang Peuget

Komisi Independen Pemilihan atau KIP Aceh memastikan menunda penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Aceh tahun 2022

Penulis: Subur Dani | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Zakaria Saman alias Apa Karya. 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Komisi Independen Pemilihan atau KIP Aceh memastikan menunda penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Aceh tahun 2022.

Pilkada yang ditunda meliputi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Sebagimana diberitakan sebelumnya, keputusan itu disampaikan oleh Ketua KIP Aceh, Syamsul Bahri usai menggelar rapat pleno di Kantor KIP Aceh, Jumat (2/4/2021) malam. 

Mantan petinggi GAM, Zakaria Saman yang akrab disapa Apa Karya, turut memberikan pendapatnya terkait penundaan Pilkada Aceh 2022.

Secara khusus kepada Serambinews.com, Senin (5/4/2021) Apa Karya mengomentari terkait regulasi, bukan khusus soal Pilkada.

Dia menekankan, bahwa Pilkada Aceh harus mengacu pada UUPA, di mana Pilkada Aceh baik gemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Wali Kota/Wakil Wali Kota, harus dilakukan lima tahun sekali.

Apa Karya menegaskan, bahwa UUPA adalah sebuah undang-undang negara yang berlaku untuk Aceh. Undang-undang itu, katanya lahir karena perang.

"UUPA nyan kon aneuk miet nyang peuget, nyan dipeuget le DPR diteken le Presiden. Jadi Chi kalon lam UUPA kiban dipeugah suai pilkada," kata Apa Karya.

Lebih lanjut Apa Karya mengatakan, semestinya Pemerintah Pusat tidak mengabaikan butir-butir MoU Helsinki yang telah tertulis dalam UUPA.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved