Breaking News:

Berita Aceh Besar

Pasar Hewan Sibreh Padat, Harga Sapi Meugang Ramadhan Merangkak Naik

Menjelang puasa ramadan 1442 hijriah, pasar Hewan Sibreh. Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar,  padat dan macet. Selain padat dan macet juga harga.....

SERAMBINEWS.COM/JALIMIN
Menjelang puasa Ramadhan 1442 hijriah, pasar Hewan Sibreh. Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar padat dan macet. Selain padat dan macet juga harga sapi meugang Ramadhan juga mengalami kenaikan, Rabu (7/4/2021). 

Laporan Asnawi Luwi |Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, SIBREH  - Menjelang puasa ramadan 1442 hijriah, pasar Hewan Sibreh, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar,  padat dan macet. Selain padat dan macet juga harga sapi Meugang Ramadhan 1442 Hijriah juga mengalami kenaikan.

"Saat ini pasar hewan Sibreh padat dan harga sapi Meugang Ramadhan juga mengalami kenaikan mencapai Rp 10.000 per kilogramnya," ujar Amri, pedagang sapi di Pasar Hewan Sibreh, kepada serambinews.com, Rabu (7/4/2021).

Kata dia, hari ini, adalah hari pekan terakhir di Pasar Hewan Sibreh. Karena, pada Selasa (13/4/2021) sudah memasuki awal Ramadan 1442 hijriyah.

Padatnya pasar Hewan Sibreh ini, karena pasar Sibreh merupakan sentral perdagangan ternak terbesar di Aceh. Setiap hari Rabu Pasar Hewan Sibreh pedagang hewan padat yang memasarkan dagangannya dari Aceh Besar, Meulaboh, Aceh Jaya, Bireuen, Takengon dan daerah Aceh lainnya.

Menurut dia, harga sapi meugang ramadhan tergantung bobot dan besarnya, terkadang ada yang mencapai Rp 16 juta per ekor dan ada mencapai Rp 60 juta per ekor. Namun, daging sapi meugang setiap kilogramnya dihitung naik mencapai Rp 10.000 per kilogram.

Lanjutnya, pasar hewan Sibreh tahun ini lebih padat dan ramai bila dibandingkan tahu-tahunn yang lalu pada saat virus corona menyebar luas di Aceh khususnya Aceh Besar. Tetapi, saat ini mulai ramai walaupun virus corona belum berakhir. Namun, aktivitas perekonomian masyarakat mulai berdenyut kembali," ujar Amri asal Cotgoh, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar.(*)

Baca juga: Heboh Mayat Ditemukan di Kebun Jagung, Berawal Warga Cium Bau Busuk dan Terlihat Seekor Anjing

Baca juga: Peneliti Restorative Justice Working Group (RJWG) Kunjungi Mahkamah Syar’iyah Jantho, Ada Apa?

Baca juga: Begini Cara Ashanty Jaga Kebersihan Pakaian dan Hemat Pengeluaran Saat Pandemi, Simak Ceritanya

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved