Breaking News:

Gas Beracun

Bayi di Aceh Timur Ikut Dirujuk ke Rumah Sakit Akibat Keracunan Gas

"7 orang yang langsung dirujuk dari Puskesmas. Dan satu diantaranya keluarga yang mendampingi setiba di rumah sakit mengalami sesak dan lemas...

For Serambinews.com
Kepala Puskesmas Keude Geureubak, Banda Alam, Rasyidin SKM. 

"7 orang yang langsung dirujuk dari Puskesmas. Dan satu diantaranya keluarga yang mendampingi setiba di rumah sakit mengalami sesak dan lemas, sehingga total yang dirujuk 9 orang, termasuk satu orang bayi yang memiliki riwayat penyakit kejang-kejang," ungkap Rasyidin.

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Kepala Puskesmas Keude Geureubak, Banda Alam, Aceh Timur, Rasyidin SKM, mengatakan total jumlah warga Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, yang terdampak (sesak nafas dan mual) akibat terhirup bau gas beracun sebanyak 64 orang.

Dari 64 orang itu, 9 diantaranya dirujuk ke rumah sakit.

"7 orang yang langsung dirujuk dari Puskesmas. Dan satu diantaranya keluarga yang mendampingi setiba di rumah sakit mengalami sesak dan lemas, sehingga total yang dirujuk 9 orang, termasuk satu orang bayi yang memiliki riwayat penyakit kejang-kejang," ungkap Rasyidin.

Selebihnya, ungkap Rasyidin, tidak dirujuk karena setelah diobservasi dan diberikan penanganan awal kondisinya sudah mulai membaik.

Amatan Serambinews.com, warga yang kondisinya mulai membaik ditempatkan di aula kantor Camat Banda Alam.

Jamaliah, Bidan Desa Panton Rayeuk T, yang ditemui di kantor camat tersebut mengatakan, warga yang ditempatkan di aula kantor camat adalah warga yang mengalami gejala ringan dan kondisinya sudah mulai membaik.

Baca juga: Pengakuan Warga, Bau Gas Beracun di Aceh Timur Akibat Pembakaran dari Pembersihan Sumur Migas

Kabid Linjamsos Saharani, yang berada di lokasi mengatakan bahwa Pemkab Aceh Timur melalui Dinas Sosial akan membuat dapur umum bagi warga yang mengungsi di kantor camat tersebut.

Keuchik Panton Rayeuk T, yang terlihat aktif membantu penanganan warga di lokasi berharap pihak PT Medco bertanggung jawab atas kejadian ini.

"Jangan sampai ada warga saya kelaparan. Saya harap PT Medco bertanggung jawab dan membantu akomodasi yang dibutuhkan pasien dan keluarga pasien," pinta Keuchik Panton Rayeuk T. (*)

Pulihkan Ekonomi Akibat Corona, Besok Pembukaan Bazar Tangguh Aceh Singkil

Penulis: Seni Hendri
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved