Breaking News:

Dandim Gandeng Tokoh Agama, Ajak Berantas Paham Radikal dan Separatis

Komandan Kodim 0117/Atam Letkol, Cpn Yusuf Adi Puruhita mengajak tokoh agama dan seluruh lapisan masyarakat berperan aktif

Dandim Gandeng Tokoh Agama, Ajak Berantas Paham Radikal dan Separatis
DOK PENDIM
Dandim 0117/Atam, Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita saat berdialog dengan sejumlah tokoh agama di aula Makodim tersebut, kemarin.

KUALASIMPANG – Komandan Kodim 0117/Atam Letkol, Cpn Yusuf Adi Puruhita mengajak tokoh agama dan seluruh lapisan masyarakat berperan aktif mencegah meluasnya paham radikal, serta separatis. Ajakan ini dilakuka dengan meningkatkan komunikasi sosisal (komsos) dengan mengundang tokoh agama ke Makodim 0117/Atam.

"Perkembangan situasi nasional dan internasional telah membawa dampak meningkatnya paham radikal di wilayah Indonesia termasuk Aceh Tamiang. Menghadapi kondisi tersebut harus diantisipasi oleh seluruh instansi terutama satuan komando kewilayahan (Satkowil)," kata Yusuf, Kamis (8/4/2021).

Yususf menjelaskan, salah satu elemen terpenting yang dilibatkan dalam pencegahan ini merupakah tokoh agama. Para ulama ini telah ia undang untuk duduk menyatukan pemahaman tentang isu radikalisme.

Selain melibatkan tokoh agama, TNI juga telah menjalin silaturahmi dengan mengundang tokoh masyarakat, pemuda dan para pelajar. “Sasaran Komsos yang akan dicapai di antaranya terwujudnya kesadaran tentang pentingnya pemahaman bahaya radikal, dan separatisme,” jelasnya.

Dia berharap dengan terbentuknya satu pemahaman yang sama tentang radikalisme ini, semangat persatuan dan kesatuan antar-masyarakat tidak terpengaruh dengan upaya penggiringan opini negatif tentang NKRI.

Yusuf pun mengingatkan semangat berbangsa ini sangat dibutuhkan untuk memulihkan perekonomian yang terpuruk akibat Covid-19. “Pemulihan ekonomi pun perlu menjadi perhatian kita, dibutuhkan semangat persatuan dan kesatuan yang kuat untuk bisa kembali memulihkan ekonomi,” ujarnya.

Dia menambahkan, upaya lain yang telah dilakukan untuk mendeteksi dini kemunculan radikalisme dan separatisme ini dengan meningkatkan peran seluruh Babinsa. Para prajurit ini diharapnya mampu meleburkan diri ke tengah-tengah masyarakat, termasuk membantu pembenahan sektor perekonomian.

Dandim 0117/Atam, Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita mengungkapkan, peran pers tidak kalah penting untuk mencegah radikalisme dan separatisme.

Secara khusus, Dandim pun mengundang sejumlah wartawan di Aceh Tamiang untuk duduk bersama membahas isu-isu radikal dan seperatis, Kamis (8/4/2021). “Penyajian berita yang berimbang dan penuh tanggung jawab akan memberikan informasi yang baik untuk masyarakat luar,” ujarnya.

Dandim mengingatkan agar setiap pemberitaan selalu disertai konfirmasi untik menghindari kesalahpahaman di tingka tmasyarakat.

“Alhamdulillah sampai hari ini penyajian informasi di Aceh Tamiang masih menyejukkan, tidak memancing amarah sebagian kelompok masyarakat,” tandasnya.(mad)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved