Breaking News:

Berita Aceh Utara

Selain Temui Dandim, Enam Mantan Napiter Minta di Pertemukan Dengan Wali Kota dan Bupati Aceh Utara

6 orang mantan Narapidana Teroris di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara sebelumnya sudah menemui Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto

Dok Kodim Aceh Utara
Para mantan Narapidana Teroris (Napiter) di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara menemui Dandim 0103/Aceh Utara di Makodim setempat, Rabu (7/4/2021). 

Laporan Zaki Mubarak | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON - Sebanyak 6 orang mantan Narapidana Teroris di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara sebelumnya sudah menemui Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto, di Makodim setempat, pada Rabu (7/4/2021).

Mereka berdiskusi tentang pengembangan usaha guna menopang ekonomi keluarga yang memiliki latar belakang pekerjaan yang berbeda beda.

Saat ini, salah satu usaha yang sedang di kembangkan oleh para Napiter adalah usaha pertanian dan perkebunan. 

Baca juga: Mantan Napi Teroris Temui Dandim Aceh Utara 

Mereka sedang menanam pinang, ubi porang, kelapa sawit dan pepaya kalifornia dan kedepan meraka akan mencoba menanam pisang jenis Cavendish, namun terkendala dengan modal dan lahan.

"Mereka butuh pendampingan untuk menjalankan usahanya, jadi mereka ingin kita memfasilitasi untuk bertemu dengan Walikota Lhokseumawe dan Bupati Aceh Utara," kata Letkol Arm Oke Kistiyanto, kepada Serambinews.com, Kamis (8/4/2021).

Ia menerangkan mantan Napiter mereka juga berhak mendapatkan dan merasakan dampak dari kebijakan pemerintah pada sektor pembangunan ekonomi untuk peningkatan kesejahteraan.

Baca juga: Ini Jadwal Kerja Pegawai Pemko Lhokseumawe Selama Ramadhan

Oleh karena itu, Kodim 0103/Aceh Utara akan berkordinasi dengan intansi terkait untuk membantu apa yang sedang dilakukan oleh para Napiter ini.

"Saat ini dan ke depan fokus program penanggulangan berbasis pada pembangunan kesejahteraan bersinergi dengan stakeholder di daerah," ucap Dandim.

Menurut Dandim, pola penanganan ini lebih efektif untuk mencegah berkembangnya faham terorisme, radikalisme, dan intoleransi di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

Baca juga: Brimob Polda Aceh Bagikan Sembako untuk Warga Dampak Covid-19 di Nagan Raya

"Mereka adalah saudara-saudara kita yang telah menjalani hukuman atas kesalahanya dan kini telah kembali ke masyarakat.

Mudah mudahan dengan bersinergi lintas sektoral ini dapat menemukan solusi terbaik untuk membantu saudara saudara kita yang telah kembali ke pangkuan ibu pertiwi," pungkasnya. (*)

Baca juga: Selama Ramadhan, Penyuluh Kankemenag Aceh Singkil Berdakwah di Penjara

Penulis: Zaki Mubarak
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved