Breaking News:

Melihat Kecanggihan Dua Kapal Perang Prancis yang Bersandar di Sabang: FS Tonnerre dan FS Surcouf

FS Tonnerre dilengkapi untuk membawa satu batalion penuh Tank Tempur Utama Leclerc Prancis dan hingga 70 kendaraan militer.

Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Safriadi Syahbuddin
Twitter Dubes Prancis - Olivier Chambard
FS Tonnerre (L 9014) merupakan kapal perang milik Angkatan Laut Perancis yang singgah di Dermaga CT3 Sabang, Aceh, Kamis (8/4/2021) 

Kapal ini dilengkapi dengan suite yang serba modern, pemrosesan cepat, dan dibantu secara digital yang memberi kru dapat mengambil keputusan terbaik untuk skenario apa pun yang terjadi di kapal.

Kapal itu membawa radar pencarian permukaan udara canggih, peralatan intersepsi radio dan radar, Sistem Kontrol Kebakaran digital (FCS), dan radar navigasi.

Peluncur sekam Dagaie Mk 2 melindungi dari ancaman rudal yang masuk, dan komponen "Prairie-Masker" berfungsi dalam peran pengurangan kebisingan.

Peralatan tambahan membantu kapal ini menjadi target yang lebih sulit ditemukan saat melawan kapal selam pemburu.

Baca juga: Kapal MV Ever Given Berhasil Dibebaskan dari Terusan Suez, Tapi Awak Kapal Bakal Dapat Masalah Baru

Kru kapal ini hanya 140 orang, termasuk dua belas petugas.

FS Surcouf dilengkapi dengan berbagai senjata untuk memenuhi kebutuhan medan perang.

Ini dimulai dengan peluncur rudal anti-kapal 8 x Exocet (MM40 Block II) untuk menargetkan ancaman permukaan.

Meriam dek berujung utama adalah autocannon TR 100mm dengan pandangan tidak terhalang di atas haluan - cocok untuk menghadapi ancaman permukaan dari jarak jauh atau berkontribusi pada upaya pemboman lepas pantai selama serangan amfibi.

Senjata konvensional Modele F2 2 x 20mm dibawa untuk pertahanan jarak menengah hingga pendek.

Peluncur Crotale CN2 dipasang sebagai pesawat/penghitung rudal dengan akses ke delapan rudal siap tembak disamping enam belas isi ulang yang menunggu.

Di buritan kapal terdapat helipad untuk satu helikopter angkat sedang.

Helikopter dapat berupa jenis transportasi atau jenis anti-Submarine Warfare (ASW)/Anti-Ship untuk lebih memperluas kegunaan taktis Surcouf.

Baca juga: Kapal Perang Rusia Menuju Laut Barents, Siap Uji Coba Lagi Rudal Hipersonik Tsirkon

Tenaga untuk kapal ini menggunakan mesin diesel konvensional 4 x SEMT Pielstick 12PA6V280 yang mengembangkan 21.000 tenaga kuda.

Ini memberi kapal kecepatan 25 knot dan jangkauan 7.000 mil laut.

Ada lima kapal di kelas La Fayette yang meliputi La Fayette (F710), Surcouf (F711), Courbet (F712), Aconit (F713), dan Guepratte (F714). (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS

Baca Juga Lainnya:

Baca juga: Gawat, Suami Candu Judi Online Hingga Pulang Larut Malam, Alasan Utama Istri di Pidie Gugat Cerai

Baca juga: Kapal Tanker Etanol Korea Selatan dan Tiga Kapten Dibebaskan Iran Usai Tiga Bulan Ditahan

Baca juga: 11 Tahun Jadi Buron, Pelaku Korupsi Rp 41 Miliar Ditangkap di Kamar Kos di Depok

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved