Breaking News:

Internasional

Libya Luncurkan Program Vaksinasi Massal Covid-19

Pemerintah persatuan baru Libya, Minggu (11/4/2021) meluncurkan program vaksinasi massal Covid-19 yang telah lama tertunda.

AFP
Perdana Menteri Libya Abdelhamid Dbeibah menerima vaksinasi virus Corona di Pusat Pengendalian Penyakit di ibu kota Tripoli pada Sabtu (10/4/2021). 

SERAMBINEWS.COM, TRIPOLI - Pemerintah persatuan baru Libya, Minggu (11/4/2021) meluncurkan program Vaksinasi Covid-19 yang telah lama tertunda.

Setelah menerima sekitar 160.000 dosis vaksin selama seminggu terakhir, dengan perdana menteri menerima suntikannya di televisi langsung.

Libya lebih kaya daripada tetangganya karena ekspor minyak, sistem perawatan kesehatan negara itu telah hancur aibat kekacauan politik dan kekerasan selama bertahun-tahun.

Dilansir Reuters, juga sedang berjuang untuk mengatasinya selama pandemi.

Perdana Menteri Abdulhamid Dbeibeh menyebutnya sebagai "hari yang diberkati" dalam perang melawan COVID-19 setelah menerima suntikannya, tanpa mengatakan vaksin apa yang telah diberikan kepadanya.

Setidaknya 100.000 dari dosis yang tiba minggu ini adalah vaksin Sputnik V. Rusia.

Baca juga: Libya Terima 57.000 Vaksin Covid-19 dari COVAX

Pemerintah sementara Persatuan Nasional Dbeibeh dilantik bulan lalu setelah muncul melalui proses yang difasilitasi oleh PBB dengan mandat untuk menyatukan negara.

Meningkatkan layanan negara dan mengawasi menjelang pemilihan nasional pada bulan Desember.

Pemerintah Dbeibeh telah membingkai pengiriman vaksin dan peluncuran nasional sebagai bukti bahwa hal itu meningkatkan kehidupan rakyat biasa Libya.

Setelah menggantikan dua pemerintahan yang bertikai yang memerintah di timur dan barat negara itu.

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved