Kamis, 16 April 2026

Ayah Nyaris Bunuh Putrinya, Pria Bertato Ini Diamankan Polisi di Rumah Kerabat di Medan

Polisi menangkap seorang pria bertato yang sempat viral karena menganiaya putrinya Sheylla Ariela Tambunan.

Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
Aksi percobaan tindak kekerasan dilakukan seorang ayah terhadap anaknya diduga terjadi di Jalan Karya Gang Sosro, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Selasa (6/4/2021) malam. 

"Adik saya coba melerai dan menjadi sasaran. Kami cuma ingin pertolongan dan rasa aman.

Tolong untuk @poltabesmedan @poldasumaterautara @humaspolrestabesmedan @polsekmedan.baru @polsekmedankota tolong bantu kami pak, permudah kami utk menyelesaikan kasus ini," pintanya.

"Video ini hanya beberapa detik karena saya sangat takut untuk merekamnya," tambahnya.

Saat berita ini diturunkan, video kekerasan yang diunggah Sheylla di akun Instagram miliknya sudah dihapus.

Diburu Polisi

Sebuah video aksi pemukulan yang dilakukan oleh seorang ayah kepada anak kandungnya viral di media sosial.
Sebuah video aksi pemukulan yang dilakukan oleh seorang ayah kepada anak kandungnya viral di media sosial. (Instagram / sheyriela)

Polisi meminta para korban aksi penganiayaan ayah di Medan Barat untuk melaporkan kasusnya ke kantor polisi.

Meskipun tidak menemukan para korban di rumahnya di Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menitipkan pesan kepada para tetangga agar korban melaporkan kejadian tersebut.

"Tetapi dari Polsek sudah menitipkan pesan untuk para pihak yang terlibat dalam peristiwa itu maupun yang memvideokan sebagainya itu untuk segera ke Polsek untuk membuat laporan dan sebagainya," kata dia, Rabu (7/9/2021).

Hadi mengakui bahwa meskipun belum ada laporan resmi, pihaknya sudah mencari ke lokasi dan mencari saksi-saksi di dalam video tersebut meskipun belum ditemukan.

"Yang jelas Polsek sudah menindaklanjuti dengan video tersebut. Saksi-saksi itu yang ada dalam video itu tidak ada di tempat. Itu semua sudah didatangi. Kita tidak menunggu laporan lagi, tapi sudah mendatangi," beber Hadi.

Ia melanjutkan bahwa pihak kepolisian memburu keberadaan dari ayah yang terlibat dalam kasus percobaan kekerasan ini.

"Kita sedang mencari tahu, betul tidak keberadaan orang-orang itu," tegasnya.

Ia menyebutkan pihak Polsek Medan Barat sudah mendatangi rumah yang diduga tempat kejadian tersebut.

Namun, pihak kepolisian belum menemukan ayah maupun anak yang ada dalam video penganiayaan tersebut.

"Sudah ditangani oleh Polsek, dan Polsek sudah mendatangi TKP tetapi tidak menemukan orang-orang yang direkam dalam video tersebut baik bapak maupun anak laki-laki yang ada di dalam video tersebut," bebernya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved