Breaking News:

Ramadhan 2021

Tidak Sahur dan Tidak Niat Puasa Ternyata Ada Sanksi, Berikut Ulasan Ulama Aceh Tgk Faisal Ali

Syarat melaksanakan ibadah puasa adalah berniat, karena sah atau tidaknya puasa seseorang ditentukan dari niatnya dari awal.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Zaenal

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Niat adalah salah satu syarat dalam melaksanakan ibadah puasa.

Maka, sah atau tidaknya puasa seseorang ditentukan oleh niatnya semenjak awal.

Niat ini berbeda dengan sahur.

Bila seorang Muslim tidak melaksanakan sahur, namun malamnya sebelum tidur ia telah memasang niat untuk melakukan puasa siang harinya, maka puasanya tetap sah.

Namun bagaimana jika seorang Muslim tidak berniat dan tidak sahur?

Ternyata bagi mereka yang mengalami demikian diberikan sanksi, berupa tidak diizinkan makan meskipun mereka tidak dalam keadaan berpuasa.

Larangan makan meski tidak berpuasa, adalah bentuk sanksi karena melalaikan waktu dan tidak antisipasi bila sekali-kali tidak terbangun untuk sahur.

Penjelasan mengenai tidak sahur dan tidak niat puasa dijelaskan oleh Wakil Ketua MPU Aceh, Tengku Faisal Ali  kepada Serambinews.com, seusai memberikan pada acara "Serambi Spiritual Dialog Interaktif Ramadhan 1442 H" di studio Serambi FM, Selasa (13/4/2021).

Program Serambi Spiritual ini terlaksana atas kerja sama Radio Serambi FM dengan Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI), berlangsung setiap pagi pukul 10.00-11.00 WIB dipancarkan melalui saluran radio 90,2 0 Mhz, dan live streaming di Fanspage Serambinews.com, serta Instagram Serambi FM.

Program Serambi Spritual ini menghadirkan para ulama dan ustaz terkemuka yang mengasuh pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved