Breaking News:

Video

VIDEO Warga Aceh Timur Terdampak Gas Beracun Mengungsi di Kantor Camat dan Keluhkan Kurang MCK

Warga bertahan di pengungsian karena kondisi di desa mereka belum kondusif, sehingga belum diperbolehkan pulang oleh pihak perusahaan migas.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Hari Mahardhika

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Warga Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, yang terdampak gas beracun masih mengungsi sejak enam hari lalu di kantor camat setempat.  

Joni Hermanto salah satu pengungsi mengatakan, pihaknya bertahan di pengungsian karena kondisi di desa mereka belum kondusif, sehingga belum diperbolehkan pulang oleh pihak perusahaan migas.  

Menurut Hermanto, warga mengeluh karena kekurangan fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus) yang hanya ada satu bilik, sehingga ratusan pengungsi terpaksa mengantre.  

Apalagi dalam bulan puasa Ramadhan, warga sangat butuh penambahan fasilitas MCK dan tersedianya air bersih dalam melaksanakan shalat tarawih di lokasi pengungsian.  

Sedangkan kebutuhan logistik, baik dari perusahaan maupun pemerintah sudah tercukupi.  

Camat Banda Alam, Muliadi, mengatakan hingga Selasa (13/4/2021) jumlah warga yang bertahan di pengungsian sebanyak 316 jiwa dari 147 kepala keluarga.  

Sedangkan warga yang masih dirawat berjumlah 9 orang dengan rincian 8 dirawat di RSUD Zubir Mahmud, dan satu orang dirawat di Puskesmas.  

Selebihnya, sudah sembuh dan diinapkan di homestay oleh pihak perusahaan.  

Narator: Ardiansyah
Video Editor: Hari Mahardhika

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved