Breaking News:

PKB Aceh Pecat Usman Sulaiman, Anggota DPRK Bireuen yang Jadi DPO

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Aceh akhirnya memberikan sanksi tegas kepada Ketua DPC PKB

Editor: bakri
HO / Tribun Medan
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bireuen Aceh, Usman Sulaiman ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Sumut. 

BANDA ACEH - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Aceh akhirnya memberikan sanksi tegas kepada Ketua DPC PKB Kabupaten Bireuen yang juga anggota DPRK setempat, Usman Sulaiman.

Usman dipecat dengan tidak hormat oleh PKB Aceh setelah ia masuk dalam pencarian orang (DPO) Polda Sumatera Utara atas keterlibatannya dalam dugaan kasus penyalahgunaan narkoba.

"Saudara US kita pecat dengan tidak hormat dan kita akan layangkan  surat kepada KIP dan DPRK Bireuen untuk proses PAW saudara US, sekarang sedang diproses pemecatannya," kata Irmawan kepada Serambi, Rabu (14/4/2021).

Irmawan mengatakan, tidak ada toleransi bagi kader partai yang terlibat kasus narkoba. Pihaknya juga tidak akan memberikan bantuan hukum kepada kader yang terlibat penyalahgunaan narkotika.

"Kejadian ini harus menjadi catatan dan pelajaran bagi semua kader PKB untuk tidak neko-neko dengan yang namanya narkoba," tegas anggota DPR RI ini.

Irmawan menegaskan bahwa pemecatan terhadap Usman Sulaiman sebagai bentuk komitmen PKB untuk membersihkan partai dari oknum-oknum yang melanggar aturan.

"Dia juga akan di-PAW (dari anggota DPRK). Ini jadi sanksi berat bagi siapa saja yang terlibat kasus pidana, terutama narkoba," tegas politikus PKB ini.

Saat ini PKB menyerahkan proses hukum kepada aparat penegak hukum. Ia juga  mengapresiasi dan mendukung kinerja pihak penegak hukum dalam mengungkap kasus ini.

Jika nantinya Usman Sulaiman terbukti terlibat, Irmawan mengaku sangat terpukul sebagai ketua partai. Sebab, selama ini Usman Sulaiman tidak pernah terindikasi terlibat kasus-kasus pelanggaran hukum, apalagi narkoba.

"Jika saudara US terlibat narkoba tentu ia akan didiskualifikasi saat verifikasi pencalegan tahun 2019 karena semua caleg diwajibkan melampirkan surat bebas narkoba," ujar Irmawan.(mas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved