Rabu, 6 Mei 2026

Internasional

India Lockdown Dua Kota, Penyebaran Virus Corona Harian Lewati 200.000 Orang

Dua kota terbesar di India kembai memberlakukan lockdwon atau pembatasan ketat pada pergerakan orang.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/SANJAY KANOJIA
Para penumpang dari Mumbai harus turun dengan tertib dari kereta api saat tiba di stasiun kereta api Allahabad, India yang dipasang tanda jarak sosial, Sabtu (30/5/2020). 

SERAMBINEWS.COM NEW DELHI - Dua kota terbesar di India kembai memberlakukan lockdwon atau pembatasan ketat pada pergerakan orang.

Salah satu kota berencana menggunakan hotel dan ruang perjamuan untuk merawat pasien virus Corona.

Karena infeksi baru di negara itu melesat melewati 200.000 orang pada Kamis (15/4/2021) di tengah gelombang dahsyat yang menekan sistem kesehatan yang rapuh.

Dilansir AFP, melonjaknya kasus dan kematian terjadi hanya beberapa bulan setelah India mengira telah menyaksikan pandemi terburuk.

Sehingga, memaksa negara itu untuk menunda ekspor vaksin ke luar negeri.

India adalah produsen utama suntikan COVID-19, dan porosnya untuk fokus pada permintaan domestik telah sangat membebani upaya global untuk mengakhiri pandemi.

Baca juga: VIDEO - Muslim India Laksanakan Puasa Hari Pertama Bulan Ramadhan

New Delhi mengumumkan tinggal di rumah untuk akhir pekan, meskipun pekerja penting akan dapat bergerak jika mereka memiliki izin dari otoritas setempat.

Restoran, mal, gym, dan spa akan ditutup. Bioskop akan tutup pada akhir pekan, tetapi dapat beroperasi pada hari kerja dengan sepertiga dari kapasitasnya.

Arvind Kejriwal, pejabat tertinggi New Delhi, mengatakan meskipun infeksi meningkat, 5.000 tempat tidur rumah sakit masih tersedia di ibu kota.

Bahkan, lebih banyak kapasitas sedang ditambahkan.

Tapi tetap saja, lebih dari selusin hotel dan ruang perjamuan pernikahan diperintahkan untuk diubah menjadi pusat COVID-19.

Di mana dokter dari rumah sakit terdekat akan merawat orang yang sakit ringan.

"Lonjakan itu mengkhawatirkan," kata SK Sarin, pakar kesehatan pemerintah di New Delhi.

Langkah di ibu kota dilakukan setelah tindakan serupa diberlakukan di negara bagian Maharashtra yang paling parah terkena dampak, rumah bagi ibu kota keuangan, Mumbai.

Kesibukan kota terbesar India surut setelah pihak berwenang menutup sebagian besar industri, bisnis, dan tempat umum pada Rabu (14/4/2021) malam.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved