Breaking News:

Haba Mifa

PT Mifa Bersaudara Dirikan Rumoh Aceh Untuk Pelestarian Adat di Aceh Barat

Adanya penempatan Rumoh Aceh dikawasan ini adalah murni komitmen perusahaan agar kawasan ini nantinya memiliki simbol kebudayaan yang melekattentuny

Editor: IKL
For Serambinews.com

PT Mifa Bersaudara Dirikan Rumoh Aceh Untuk Pelestarian Adat di Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, Meulaboh - Sebagai bentuk komitmen dalam mengembangkan dan melestarikan adat budaya di Aceh barat, PT Mifa Bersaudara membangun dan menempatkan Rumoh Aceh sebagai salah satu objek infrastruktur utama di Area Project Cut Nyak Dhien Bussiness Center.

Grup Head Exrel, CSR, & Corcomm PT Mifa Bersaudara Azizon Nurza, dalam konfirmasinya menyampaikan bahwa pembangunan area Cut Nyak Dhien Bussiness Center (CBC) ini telah dimulai pada oktober 2020 di tanah seluas 4 hektar, yang mana kawasan ini ditujukan sebagai pusat pelatihan dan pemberdayaan masyarakat, museum tambang dan adat Aceh serta nursery tanaman produktif dan tanaman langka yang saat masuk dikawasan ini pengunjung akan merasa masuk di perkampungan Aceh.

Baca juga: Airlangga: Peran Aktif Indonesia dalam Penerapan Pembangunan Berkelanjutan Sangat Nyata

Baca juga: Seorang Siswa SMA di Ilaga Papua Ditembak KKB, Korban Tewas Ditembak di Kepala

Lebih lanjut, didalam Kawasan ini nantinya juga terdapat perkantoran Grup CSR, External Relations, Corporate Communication dan Local Business Development (LBD), asrama peserta pelatihan, dan demplot-demplot pembinaan program CSR, baik itu bidang pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan dan usaha kecil serta kerajinan khas Aceh.

"Adanya penempatan Rumoh Aceh dikawasan ini adalah murni komitmen perusahaan agar kawasan ini nantinya memiliki simbol kebudayaan yang melekat, tentunya kami butuh support dan dukungan pihak-pihak terkait agar niat baik ini berjalan sesuai dengan rencana perusahaan", ungkap Azizon.

Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat, Syahidin menyampaikan bahwa pihaknya telah berkunjung ke Area CBC dan rumoh Aceh pada Kamis (15/4/2021) dan mengapresiasi atas kepedulian dan komitmen PT Mifa dalam membina masyarakat dan aktif melestarikan seni budaya Aceh Barat.

Baca juga: 24 Jam Terakhir, 40 Orang Terinfeksi Covid-19 di Aceh, 101 Lainnya Dilaporkan Sembuh

Baca juga: Habib Rizieq Raih Gelar Phd dari Universiti Sains Islam Malaysia di Tengah Jalani Masa Tahanan

Beliau menegaskan bahwa kehadiran MAA ialah memperkuat jajaran PT. Mifa Bersaudara untuk mengembangkan program pembangunan Cut Nyak Dhien Business Canter dalam rangka penguatan kearifan local di lokasi tambang. “Tak dapat dipungkiri, warisan budaya termasuk adat istiadat kita mulai pudar tergerus zaman. Oleh karena itu, MAA sebagai garda terdepan harus lebih berperan", ungkapnya.

Untuk itu ia meminta kepada pihak PT. Mifa Bersaudara agar lebih spesifik dalam pengembangan rumah adat yang dicanangkan ini, “ini sangat bagus dan kami pihak MAA dan Forkopimda Aceh Barat sangat mendukung agar potensi leluhur kita dimunculkan kembali dengan menampilkan beberapa kekhasan aceh barat ini, bangunan ini harus bercorak dan bermotif aceh barat bukan motif daerah lain", tutupnya. (*)

Baca juga: Isu Reshuffle Berembus Kencang, Berikut Nama-nama yang Disebut akan Jadi Menteri Baru Jokowi

Baca juga: Ketua DPRK Banda Aceh Gelar Safari Ramadhan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved