Breaking News:

Update Corona di Aceh

24 Jam Terakhir, 40 Orang Terinfeksi Covid-19 di Aceh, 101 Lainnya Dilaporkan Sembuh

Kemudian warga Kabupaten Aceh Tamiang sebanyak delapan orang, dan Kabupaten Bener Meriah sebanyak dua orang. Tiga orang lagi tercatat sebagai warga Ka

Penulis: Subur Dani | Editor: Ansari Hasyim
FOR SERAMBINEWS.COM
Jubir Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang sembuh bertambah lagi 101 orang di Aceh.

Sementara itu, dalam masa 24 jam terakhir, 40 orang dilaporkan terinfeksi virus corona, dan satu pasien dalam perawatan meninggal dunia.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG, Kamis (15/4/2021) malam.

“Pasien Covid-19 yang sembuh cukup banyak, dan penambahan 40 pasien baru juga bukan sedikit,” katanya.

Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu menuturkan, pasien yang paling banyak sembuh kali ini warga Kabupaten Aceh Besar, mencapai 58 orang, disusul warga Kota Banda Aceh 16 orang, dan warga Kota Langsa sebanyak 14 orang.

Kemudian warga Kabupaten Aceh Tamiang sebanyak delapan orang, dan Kabupaten Bener Meriah sebanyak dua orang. Tiga orang lagi tercatat sebagai warga Kabupaten Aceh Timur, Aceh Barat, dan Kabupaten Aceh Barat Daya.

Habib Rizieq Raih Gelar Phd dari Universiti Sains Islam Malaysia di Tengah Jalani Masa Tahanan

DPRA akan Temui Menkopolhukam, Advokasi Pilkada Aceh Tahun 2022

Balap Liar Marak Selama Ramadhan, Polisi Akan Tindak Tegas

Selanjutnya, ia menguraikan 40 penderita baru terkonfirmasi positif Covid-19, yakni warga Kota Banda Aceh sebanyak 14 orang, Aceh Besar 11 orang, warga Aceh Tamiang dan Bireuen, sama-sama tiga orang. Kemudian masing-masing satu orang warga Kota Langsa, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bener Meriah, dan Pidie. Dua lagi warga dari luar Aceh.

Lebih lanjut SAG mengatakan, banyaknya penderita Covid-19 yang dilaporkan sembuh tentu sangat disyukuri.

Tapi sebaliknya, penambahan kasus positif harian yang mencapai 40 orang pun patut menjadi perhatian.

"Kita tidak ingin ibadah di bulan suci Ramadhan ini diinterupsi oleh virus corona," ujarnya.

Ia pun mengajak segenap lapisan masyarakat untuk meningkatkan ibadah di bulan suci ini sambil tidak lupa menjaga kebersihan diri, makanan yang baik, halal, dan bergizi, serta hindari interupsi gangguan kesehatan karena Covid-19 dengan protokol kesehatan.

“Virus corona menyelinap ke tubuh kita melalui ‘segitiga wajah’ dan mari melindunginya dengan protokol kesehatan dalam menjalankan ibadah Ramadhan,” ujarnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved