Breaking News:

Berita Aceh Selatan

Terkait Aksi Unjuk Rasa Petugas Damkar, T Sukandi: Jika Terbukti, Harus Ada Tindakan Tegas

Terkait persoalan yang dialami petugas Damkar BPBD Aceh Selatan yang berujung pada aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati setempat, Jumat (16/04/2021)...

Penulis: Taufik Zass
Editor: Jalimin
For Serambinews.com
T Sukandi. 

Laporan : Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Terkait persoalan yang dialami petugas Damkar BPBD Aceh Selatan yang berujung pada aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati setempat, Jumat (16/04/2021) pagi, mendapat reaksi dari sejumlah tokoh masyarakat setempat, salah satunya, T Sukandi.

Ketua Harian Front Pembela Tanah Air (PeTA) Aceh ini mengaku prihatin jika kondisi yang diceritakan para petugas Damkar BPBD Aceh Selatan itu benar - benar terjadi.

"Bila terbukti, Cut Syazalisma mencairkan honor para petugas Damkar hanya 1 bulan sedangkan pengamprahan 2 bulan, maka ini bukan sekedar diberhentikan dari jabatannya," kata T Sukandi kepada Serambinews.com, Jumat (16/04/2021) malam.

Tapi, lanjut mantan anggota DPRK Aceh Selatan periode 1999-2004, persoalan pemotongan hak - hak petugas Damkar tersebut masuk dalam ranah pidana.

"Ini adalah pelanggaran hukum Tipikor, jadi mesti ditangani oleh Polisi atau Kejaksaan, apa lagi para petugas Damkar ini lebih banyak berstatus tenaga honorer yang sedang menghadapi Ramadhan serta menjelang hari Raya 1442 H," ungkap T Sukandi.

Jika kondisi itu benar - benar terjadi, menurut T Sukandi, sudah sepantasnya Bupati Aceh Selatan mengambil tindakan tegas dan aparat penegak hukum memberi sanksi tegas terhadap yang bersangkutan.

"Kalau ini terjadi halnya tidak punya nurani dan tidak manusiawi, karenanya bila benar hak mereka dimanipulasi dan dikorupsi, maka saya mohon kepada Bupati Aceh Selatan untuk segera mengambil langkah cepat dan tepat atas kasus ini," harap T Sukandi.

Pada kesempatan itu, T Sukandi juga menyadari bahwa masalah keuangan melanda dunia dan Republik Indonesia karena Covid 19, namun menyangkut hak para pegawai negeri sipil (PNS) apa lagi hak para tenaga honorer jangan sampai dipangkas atau dipotong lagi menjelang hari lebaran ini.

"Karena semestinya kita berempati pada mereka semua," pungkasnya.

Seperti diberitakan, puluhan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati Aceh Selatan. Dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung Jumat (16/4/2021) sekira pukul 08.00 WIB tersebut, para petugas damkar juga turut memboyong beberapa unit mobil Damkar dan diparkirkan langsung di halaman kantor bupati setempat.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, para pengunjuk rasa meminta Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran segera mengganti Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma SSTP, karena menurut mereka, Cut Syazalisma telah menyelewengkan uang honor petugas, sebab yang diamprah selama dua bulan namun yang disalurkan hanya satu bulan saja.

Setelah sempat menyampaikan orasinya di halaman kantor Bupati Aceh Selatan, para petugas damkar tersebut diterima oleh Plt Sekda, Ir H Said Azhar didampingi Asisten Pemerintahan Setdakab, Erwiandi SSos MSi di Ruang Rapat Setdakab. Dalam audensi tersebut, perwakilan petugas damkar menumpahkan keluh kesahnya kepada Plt Sekda Aceh Selatan.

“Jika tidak, maka kami menolak masuk kerja lagi dan armada damkar akan diparkirkan di Halaman Kantor Bupati Aceh Selatan,” ujar mereka secara bergantian.(*)

Baca juga: Seniman Musik ISI Yogya, Hardiansyah Ay, Mengaku Baru Tahu Gayo Punya Instrumen Musik Dawai Rebeb

Baca juga: Kompol Risnan Aldino SIK Dilantik Menjadi Wakapolres Bener Meriah

Baca juga: Investor Baijing Jejaki Lokasi Pertambangan Batu Bara di Aceh Barat

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved