Breaking News:

Berita Aceh Barat

YARA Minta Kapolda Aceh Tangani Langsung Penertiban Tambang Ilegal di Aceh Barat

Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kabupaten Aceh Barat, mendesak Kapolda Aceh guna turun langsung ke lapangan untuk menyaksikan dan penindakan...

SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Hamdani, Ketua YARA Aceh Barat. 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kabupaten Aceh Barat, mendesak Kapolda Aceh guna turun langsung ke lapangan untuk menyaksikan dan penindakan terhadap aktivitas penambangan emas ilegal di pemukiman warga dan mendekati jalan utama kecamatan.

YARA menilai, bahwa penertiban yang berlangsung selama ini terkesan tidak serius di Aceh Barat dalam melakukan penertiban tambang di Aceh Barat.

"Penertiban bukan tidak ada selama ini, tetapi terkesan seperti tidak serius yang melakukan penambangan emas ilegal mencapai puluhan unit lebih, tapi yang ditangkap kadang-kadang satu kelompok penambang saja," ungkap Ketua YARA Aceh Barat, Hamdani kepada Serambinews.com, Sabtu (17/4/2021) melalui rilisnya.

Pihaknya mengaku merasa bingung dengan sistem operasi yang dilakukan selama ini yang hanya berhasil mengamankan satu atau dua kelompok dengan jumlah alat berat yang begitu banyak beroperasi. Akan tetapi yang ditangkap rata-rata hanya pekerja biasa.

"Ini yang sangat kita sayangkan. Jika seperti ini penindakan yang dilakukan jelas tidak ada efek jera sama sekali," sebut Hamdani.

Dikatakannya, padahal banyaknya alat berat berjejer di bantaran sungai seperti di Sungai Mas di pemukiman, dimana aktivitas tersebut dibiayai oleh pemilik modal.

Jika memang pihak kepolisian melakukan penggerebekan dan menemukan alat berat namun tidak menemukan pemiliknya, maka polisi bisa saja mengamankan alat-alat berat tersebut yang diduga digunakan untuk aktivitas tambang ilegal.

Dikatakan Hamdani, apakah selama ini sebelum ada operasi lebih dulu bocor ke penambang. Kalau lebih dulu bocor pihaknya menduga tentu diduga ada para oknum di dalam yang membekenginya.

Menurutnya, jika dalam operasi ada alat yang dicurigai ada penambang ilegal, tentu bisa saja diamankan dulu, nanti baru diburu pemiliknya.

Halaman
12
Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved