Breaking News:

Internasional

Polisi Riyadh Bongkar Dua Jaringan Penipuan, Warga Bangladesh dan India Ditangkap

Polisi Riyadh, Arab Saudi membongkat dua jaringan penipuan pembiayaan. Sebanyak 12 tersangka telah dituduh melakukan penipuan melalui pinjaman

Foto: Saudi Press Agency
Polisi Riyadh, Arab Saudi mengatur lalulintas untuk mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19. 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Polisi Riyadh, Arab Saudi membongkat dua jaringan penipuan pembiayaan.

Sebanyak 12 tersangka telah dituduh melakukan penipuan melalui pinjaman pembiayaan, kata juru bicara Mayor Khalid Al-Kreidis.

Salah satu jaringan terdiri dari enam warga negara Pakistan dan India, yang memiliki hubungan dengan dua orang lain di luar Kerajaan.

Jaringan lainnya terdiri dari empat warga negara Bangladesh, yang menyediakan komunikasi.

Baca juga: Dewan Keamanan PBB Sambut Baik Inisiatif Arab Saudi Akhiri Krisis Yaman

Operasi penipuan termasuk pengumuman pekerjaan, melakukan wawancara melalui panggilan video.

Memikat korban untuk mendapatkan informasi pribadi dan perbankan mereka.

Hal ini memungkinkan tersangka mendapatkan pinjaman pembiayaan atas nama korban.

Pihak berwenang menyita lebih dari SR1.5 juta atau 399.888 dolar AS bersama dengan SR40.000 yang dimiliki para tersangka.

Baca juga: Arab Saudi Hanya Izinkan Penduduk Lokal dan Ekspatriat Laksanakan Ibadah Umrah Selama Ramadan

Perhiasan emas dan 4.800 kartu SIM lokal juga disita.

Dengan melacak sumber operasi penipuan, pihak berwenang melakukan penangkapan di Riyadh, Mekkah, dan Provinsi Timur.

Semua tindakan hukum awal telah diambil terhadap para tersangka sebelum mereka dirujuk ke Penuntut Umum.(*)

Baca juga: Jeddah Tutup 62 Gerai Komersil, Langgar Protokol Kesehatan Covid-19

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved