Piala Menpora 2021
Final Ideal Piala Menpora 2021, Rivalitas Abadi Persija Jakarta dan Persib Bandung
Hasil imbang ini membuat Persib Bandung unggul agregat gol sehingga berhak melaju ke babak final melawan Persija Jakarta.
Penulis: Imran Thayib | Editor: Imran Thayib
SERAMBINEWS.COM, SOLO - Persib Bandung akhirnya menyusul Persija Jakarta di partai final Piala Menpora 2021.
Kepastian itu diperoleh setelah meraih hasil imbang 1-1 atas PSS Sleman di semifinal leg 2 yang digelar di Stadion Manahan Solo, Senin (19/4/2021) malam.
Persib Bandung lolos ke final setelah unggul agregat 3-2 atas PSS Sleman.
Di semifinal leg pertama yang digelar Jumat (16/4/2021) lalu, Persib Bandung unggul 2-1.
Gol Persib Bandung saat itu dicetak oleh Victor Igbenefo di menit 22 dan Frets Butuan di injury time.
Sementara gol PSS Sleman dicetak oleh Saddam Gaffar di menit 19.
Sedangkan di leg kedua, Persib Bandung sukses menahan imbang tim berjuluk Laskar Elang Jawa dengan skor 1-1.
Hasil imbang ini membuat Persib Bandung unggul agregat gol sehingga berhak melaju ke babak final melawan Persija Jakarta.
Partai final akan digelar dua kali yakni di Stadion Maguwoharjo dan Stadion Manahan Solo.
Leg pertama akan digelar pada 22 April 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Sementara leg kedua akan digelar di Stadion Manahan Solo pada 25 April 2021.
Lolosnya dua mantan tim perserikatan di Piala Menpora tentu saja menjadi final ideal.
Bukan rahasia lagi, kalau persaingan Persija dengan Persib Bandung so pasti ditunggu oleh publik sepakbola di Tanah Air.
Piala Menpora 2021 menjadi ajang pertama sepakbola di Indonesia setelah kompetisi Liga 1 dihentikan pada Maret 2020, akibat pandemi Covid-19.
Jujur saja, pertemuan kedua klub tentu saja menyimpan drama, tensi tinggi, gengsi, dan tak kalah penting yakni rivalitas abadi.
Beruntung, tanpa boleh ada penonton, maka persaingan 90 menit cukup hanya di lapangan hijau saja.
Baik The Jak dan Bobotoh harus menonton dan mendukung tim jagoannya dari rumah sebagaimana aturan dari Piala Menpora 2021.
Pada pertemuan terakhir kedua tim, Persib Bandung boleh berbangga diri.
Pada pertemuan pertama Liga 1 musim 2019 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Persib berhasil menahan tuan rumah Persija Jakarta.
Dalam duel 10 Juli 2019 itu, pertandingan antara musuh bebuyutan itu berakhir 1-1.
Namun, ketika menjadi tuan rumah, Persib Bandung mampu melantak Persija Jakarta 2-0.
Sepasang gol datang dari aksi anak muda asal Tulehu, Maluku, Frets Butuan, dan pemain asing asing asal Republik Chad, King Eze.
Duel itu terjadi pada 28 Oktober 2019 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Baca juga: Ikut Seleksi Timnas di Jakarta, PSSI Langsa Bantu Keberangkatan David Albayu
Baca juga: Sendirian di Rumah, Seorang IRT di Dewantara Aceh Utara Dianiaya Tetangga, Pelaku Langsung Kabur
Baca juga: 320 Gampong di Aceh Barat Sudah Cair Dana Desa Tahap I, Hanya 1 Desa belum karena Perebutan Keuchik
Baca juga: Intip! Siti Nurhaliza Melahirkan Anak Kedua, Potret Bayi Tampannya Banjir Pujian
Jalannya Pertandingan
Kesebelasan Persib Bandung lolos ke babak final turnamen pramusim Piala Menpora 2021 meski pada laga leg kedua semifinal di Stadion Manahan, Solo ditahan imbang 1-1 oleh PSS Sleman.
Tim yang berjuluk Pangeran Biru itu berhak lolos ke final setelah unggul agregat 3-2 setelah pada laga leg pertama semifinal di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (16/4) unggul dengan skor 2-1.
Di final Persib Bandung bakal menghadapi Persija Jakarta.
Laga final sendiri juga menggunakan sistem yang sama dengan semifinal.
Final leg pertama bakal digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (22/4) dan pertandingan leg kedua final di Stadion Manahan, Solo, Minggu (25/4).
Perjuangan anak asuh Robert Rene Alberts ke final terbilang cukup berat.
Karena, sang lawan, PSS Sleman memiliki materi pemain yang merata dan bahkan beberapa diantaranya mantan pemain tim asal Kota Kembang itu.
Hanya membutuhkan hasil imbang, ternyata Persib tetap bermain terbuka dengan menyerang.
Bahkan, Persib yang pada sejak menit pertama hingga 15 menit mampu menguasai permainan, tetapi serangannya belum mampu menembus pertahanan PSS Sleman sehingga kedudukan masih imbang 0-0.
Baca juga: Tokoh Oposisi Suriah di Pengasingan, Michel Kilo Meninggal Dunia
Baca juga: Ibu Baru Melahirkan Meninggal Dunia, Terlibat Kecelakaan dalam Perjalanan ke Tempat Kerja
Baca juga: Islamofobia Makin Meresahkan, Ulama Aceh: Islam Datang Asing, Akhir Zaman Juga Dianggap Asing
Baca juga: Ditlantas Polda Aceh Bagikan Masker untuk Penumpang di Terminal L300 Lueng Bata
Permainan berjalan dengan ketat. Terbukti pemain Persib Bandung Dedi Kusnandar harus digotong keluar lapangan karena cedera dan digantikan Farshad Noor.
Begitu juga dengan PSS Sleman yang harus menarik penjaga gawang Ega Risky yang cedera dan digantikan Miswar Saputra. Kedudukan sama kuat 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic, mengubah strategi mulai berani tampil menyerang untuk menciptakan gol ke gawang lawan.
PSS Sleman mendapat peluang menit 46 melalui Irfan Jaya, tetapi tendangannya berhasil ditangkap Persib, I Made Irawan.
Pada menit 48, kembali Irfan Jaya tendangan kerasnya mampu di blok kiper, I Made Wirawan, dan hanya menghasilkan tendangan penjuru untuk PSS.
Persib Bandung juga tidak ketinggalan dengan mendapat peluang pada menit 58 melalui tendangan Wander Luiz, tetapi tendangan berhasil diblok kiper PSS dan sempat membentur gawang keluar, sehingga belum mampu mengubah kedudukan tetap 0-0.
PSS Sleman pada menit 64 harus kehilangan satu pemainnya, yakni Fabiano Da Rosa Beltrame, terkena dua kartu kuning sehingga harus tim asal Sleman harus bermain 10 orang.
Namun, PSS Sleman justru terus melakukan serangan balik cepat dan menghasilkan gol menit 72 melalui tendangan keras, Saddam Emiruddin Gaffar sehingga mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Gol PSS Sleman tersebut dibalas Persib Bandung pada menit 83 melalui sundulan kepala Ezra Hard Ruud Walian, sehingga menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
PSS Sleman menjelang laga usai terus melakukan tekanan ke pertahanan Persib Bandung.
Peluang datang dari Irfan Jaya, hanya saja tendangan mantan pemain Persebaya Surabaya itu tipis di atas mistar gawang.
Kedudukan imbang 1-1 tersebut bertahan hingga wasit yang memimpin pertandingan antara PSS melawan Persib, yakni Darma Santoso Gulo asal Sumatera Utara, meniup peluit panjang tanda babak kedua usai.
Dengan hasil tersebut mengantarkan Persib Bandung ke final untuk menghadapi Persija Jakarta.(*)
Susunan pemain
PSS Sleman (4-3-3): 21-Ega Rizky (33-Miswar Saputra 48'), 3-Bagus Nirwanto, 15-Fabiano Beltrame, 51-Mario Maslac, 69-Derry Rachman (13-Samsul A 53'), 23-Kim Kurniawan, 2-Aaron Evans, 10-Nico Velez, 8-Arthur Iriawan (27-Irkham Milla 53'), 41-Irfan Jaya, 9-Saddam Gaffar (6-Sukarta 82')
Cadangan: 33-Miswar Saputra, 4-Fandi Imbiry, 6-Sukarta, 7-Fitra Ridwan, 96-Rafi Angga, 27-Irkham Milla, 77-Jefri Kurniawan, 66-Misbakus S, 88-Ocvian Chaniago, 13-Samsul A.
Pelatih: Dejan Antonic.
Persib Bandung (4-4-2): 78-Made Wirawan, 3-Ardi Idrus, 2-Nick Kuipers, 22-Supardi, 32-Victor Igbonefo, 7-Beckham Putra (8-Abdul Aziz 78'), 11-Dedi Kusnandar (5-Farshad Noor 38'), 13-Febri Hariyadi, 30-Ezra Walian, 21-Frets Butuan, Wander Luiz.
Cadangan: 14-Teja Pakualam, 14-A Jufrianto, 4-Bayu Fiqri, 12-Henhen H, 8-Abdul Aziz, 93-Erwin Ramdani, 5-Farshad Noor, 27-Zalnando, 23-Agung Mulyadi, 6-Ferdinand Sinaga
Pelatih: Robert Rene Alberts