Breaking News:

Baru 15 Hari Rujuk, Suami Tikam Istri Hingga Tewas, Peristiwa Disaksikan Anak

Gelap mata terbakar api cemburu, seorang pedagang buah berinisial MA (30) menusuk leher istrinya hingga tewas di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NT

Editor: Faisal Zamzami
TribunLombok.com/Sirtupillaili
Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi (dua dari kiri) bersama Kasat Reskrim Kompol Kadek Adi Budi Astawa (dua dari kanan) menunjukkan barang bukti dalam kasus pembunuhan suami tusuk istri, Senin (19/4/2021). 

SERAMBINEWS.COM, MATARAM - Gelap mata terbakar api cemburu, seorang pedagang buah berinisial MA (30) menusuk leher istrinya hingga tewas di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Peristiwa berawal saat MA dan istrinya Halimatulsadiah (29) berjualan buah, di Jalan Adi Sucipto, depan Markas TNI AU, Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Jumat (16/4/2021).

Sekira pukul 20.00 Wita pelaku MA atau Asgar mendengar istrinya berkomunikasi dengan seseorang menggunakan kata-kata mesra.

MA pun lantas mengingatkan istrinya, bahwa hal itu membuatnya cemburu.

Namun korban tidak memperdulilan omongan suaminya, sehingga terjadi cekcok antara mereka berdua.

Sampai larut malam, hari telah memasuki Sabtu (17/4/2021), pukul 01.00 Wita perkelahian di antara keduanya tak kunjung mereda.

Menurut pengakuan pelaku kepada polisi, karena merasa kesal dengan caci maki istrinya, tanpa sadar dia mengambil pisau di dekat barang dagangan dan langsung menghujamkan ke arah leher kanan sebanyak satu kali.

Akibat serangan tersebut, istri pelaku mengalami luka dan darah langsung mengalir deras dari leher korban.

Halimatulsadiah, langsung lemas namun dipegang pelaku agar tidak jatuh.

Asgar lalu memasukkan istrinya yang terluka ke dalam mobil pickup.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved